Ada Pembatasan Kegiatan Jawa-Bali, Gubernur Sumsel: Silakan Datang ke Sini Asal Sehat

Kompas.com - 07/01/2021, 20:42 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memantau persiapan langsung stadion Glora Sriwijaya di kompleks Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (8/12/2020). Stadion ini rencananya akan digunakan sebagai tempat penyelenggaraan piala dunia U-20. KOMPAS.com/AJI YK PUTRAGubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memantau persiapan langsung stadion Glora Sriwijaya di kompleks Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (8/12/2020). Stadion ini rencananya akan digunakan sebagai tempat penyelenggaraan piala dunia U-20.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tak membatasi para pendatang dari pulau Jawa dan Bali untuk berkunjung ke wilayahnya.

Sebab, sampai saat ini Sumatera Selatan tak lagi melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti yang dilakukan di pulau Jawa dan Bali.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, siapapun boleh berkunjung ke Bumi Sriwijaya selagi dalam kondisi sehat.

"Silahkan datang ke sini asal sehat. Tidak ada pembatasan bagi siappun untuk kesini,"kata Herman di Palembang, Jumat (7/1/2021).

Baca juga: Kabupaten Tangerang Ikut Pembatasan Kegiatan Jawa-Bali, Mal-Restoran Tutup Pukul 7 Malam

Menurut Herman, PSBB yang dilakukan pemberlakuan PSBB di Jawa dan Bali memang cukup berpengaruh kepada masyarakat. Dimana yang sebelumnya memiliki rencana berkunjung ke sana harus batal.

Selain itu, Herman pun mengklaim jika saat ini kondisi penyebaran Covid-19 di Sumatera Selatan mengalami perubahan.

Dimana kota Palembang yang sebelumnya masuk sebagai zona merah kini menurun menjadi zona oranye.

"Apalagi 14 Januari nanti sudah divaksin, kita harapkan semuanya menjadi pulih dan pandemi ini berakhir.Kita harus yakin," ujarnya.

Baca juga: Pemerintah Diminta Pastikan Pembatasan Kegiatan di Jawa-Bali Efektif Tekan Kasus Covod-19

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Lesty Nuraini menambahkan, seluruh pintu masuk saat ini telah diperketat. Dimana setiap pengujung yang berasal dari luar harus dilakukan pemeriksaan rapid test antigen.

"Yang datang dari luar harus wajib melampirkan pemeriksaan rapid antigen baik itu di bandara maupun di pintu tol dan pelabuhan. Itu wajib,"kata Lesty.

Menurut Lesty, pengetatan penjagaan pintu masuk itu dilakukan agar skrining awal gejala Covid-19 cepat terdeteksi sebelum menularkan kepada orang lain.

"Kalau hasilnya bagus boleh masuk, kalau tidak akan dirujuk ke rumah sakit untuk isolasi,"jelasnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Bangun dan Bangunan dari Atas Langsung Runtuh'

"Saya Bangun dan Bangunan dari Atas Langsung Runtuh"

Regional
Seorang Wanita Ditemukan Tewas Tanpa Busana, Terduga Pelaku Terekam CCTV, Ini Ciri-cirinya

Seorang Wanita Ditemukan Tewas Tanpa Busana, Terduga Pelaku Terekam CCTV, Ini Ciri-cirinya

Regional
Putra Sulung Tewas Saat Gempa, Juhida: Suami Bilang Allahuakbar, Bangunan dari Atas Langsung Runtuh

Putra Sulung Tewas Saat Gempa, Juhida: Suami Bilang Allahuakbar, Bangunan dari Atas Langsung Runtuh

Regional
Gelapkan Dana Jemaah Rp 862 Juta, Pemilik Biro Perjalanan Haji dan Umrah Ditangkap

Gelapkan Dana Jemaah Rp 862 Juta, Pemilik Biro Perjalanan Haji dan Umrah Ditangkap

Regional
Buron Sejak 2016, Terpidana Kasus Perdagangan Manusia di NTT Ditangkap

Buron Sejak 2016, Terpidana Kasus Perdagangan Manusia di NTT Ditangkap

Regional
Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana, Ada Pria Berjaket Merah Terekam CCTV Naik Tangga ke Lantai 2

Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana, Ada Pria Berjaket Merah Terekam CCTV Naik Tangga ke Lantai 2

Regional
Jadikan Punggung Sebagai Tameng Reruntuhan Saat Gempa, Sertu Palemba Lindungi Keluarga, Sang Putra Tewas

Jadikan Punggung Sebagai Tameng Reruntuhan Saat Gempa, Sertu Palemba Lindungi Keluarga, Sang Putra Tewas

Regional
Rumah Korban Tragedi Sriwijaya Air SJ 182 Dibobol Maling, Tabung Gas hingga Galon Air Raib

Rumah Korban Tragedi Sriwijaya Air SJ 182 Dibobol Maling, Tabung Gas hingga Galon Air Raib

Regional
Satgas Covid-19 Sumbar: Belum Ditemukan Ada Nakes Alami Kejadian Ikutan Pasca-imunisasi

Satgas Covid-19 Sumbar: Belum Ditemukan Ada Nakes Alami Kejadian Ikutan Pasca-imunisasi

Regional
Aktivitas Gunung Merapi, 36 Kali Guguran Lava Pijar hingga Potensi Arah Erupsi

Aktivitas Gunung Merapi, 36 Kali Guguran Lava Pijar hingga Potensi Arah Erupsi

Regional
6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

Regional
Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Regional
Wanita Asal Subang Ditemukan Tewas Mengenaskan Tanpa Busana di Bali, Ini Faktanya

Wanita Asal Subang Ditemukan Tewas Mengenaskan Tanpa Busana di Bali, Ini Faktanya

Regional
Di Tengah Duka, Pencuri Satroni Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Banten, Warga: Maling Biadab

Di Tengah Duka, Pencuri Satroni Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Banten, Warga: Maling Biadab

Regional
Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X