Palembang Siapkan 205 Petugas Vaksin, 14.604 Nakes Siap Divaksin, Tak Ada yang Menolak

Kompas.com - 07/01/2021, 11:51 WIB
Satuan Brimob Polda Jawa Barat melakukan pengawalan ketat saat pengiriman 30.000 vaksin Covid-19 produksi Sinovac di gudang penyimpanan milik Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Senin (4/1/2020). Untuk tahap awal dari 58.000 vaksin yang diajukan, 30.000 vaksin yang diterima itu akan dibagikan ke tujuh kabupaten/kota di Sumatera Selatan. KOMPAS.com/AJI YK PUTRASatuan Brimob Polda Jawa Barat melakukan pengawalan ketat saat pengiriman 30.000 vaksin Covid-19 produksi Sinovac di gudang penyimpanan milik Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Senin (4/1/2020). Untuk tahap awal dari 58.000 vaksin yang diajukan, 30.000 vaksin yang diterima itu akan dibagikan ke tujuh kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang menyiapkan 205 petugas vaksinator untuk menyuntikan vaksin Covid-19 produksi Sinovac.

Rencananya, penyuntikan vaksin perdana dilakukan pada Kamis (14/1/2021) mendatang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Palembang Mirza Susanti mengatakan, petugas vaksinator tersebut diambil dari 41 puskesmas.

Setiap puskesmas sekitar lima orang sebagai vaksinator yang akan menyuntikan vaksin.

"Sehingga dengan nantinya dalam proses vaksinasi bisa berlangsung cepat," kata Mirza, Kamis (7/1/2021).

Baca juga: Per 14 Januari, 14.604 Tenaga Kesehatan Palembang Disuntik Vaksin Covid-19

Dalam tahap pertama vaksinasi nanti, para tenaga medis menjadi sasaran utama yang lebih dulu mendapatkan suntikan. 

Dinkes kota Palembang mencatat 14.604 orang tenaga kesehatan saat ini sudah terdata dan siap divaksin.

"Kemungkinannya bisa bertambah lagi, karena sekarang masih didata. Tahap awal Kota Palembang mendapatkan 19.080 dosis vaksin," ujarnya.

Mirza pun menjamin seluruh tenaga kesehatan di kota Palembang tak ada yang menolak untuk divaksin.

"Semuanya mau, tidak ada yang menolak," ujarnya.

Distribusi vaksin

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa menambahkan, seluruh vaksin saat ini masih berada di gudang penyimpanan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan.

Baca juga: Tiba di Palembang, 30.000 Vaksin Sinovac Langsung Didistribusikan

Distribusi vaksin menunggu instruksi dari pemerintah provinsi. Menurut Dewa, vaksinasi pertama akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan dan petugas di pelayanan publik.

"Yang pertama akan divaksin itu adalah tenaga kesehatan, selanjutnya diteruskan kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat TNI-Polri serta ASN di lingkungan Pemerintah Kota Palembang," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Dana Jemaah Rp 862 Juta, Pemilik Biro Perjalanan Haji dan Umrah Ditangkap

Gelapkan Dana Jemaah Rp 862 Juta, Pemilik Biro Perjalanan Haji dan Umrah Ditangkap

Regional
Buron Sejak 2016, Terpidana Kasus Perdagangan Manusia di NTT Ditangkap

Buron Sejak 2016, Terpidana Kasus Perdagangan Manusia di NTT Ditangkap

Regional
Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana, Ada Pria Berjaket Merah Terekam CCTV Naik Tangga ke Lantai 2

Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana, Ada Pria Berjaket Merah Terekam CCTV Naik Tangga ke Lantai 2

Regional
Jadikan Punggung Sebagai Tameng Reruntuhan Saat Gempa, Sertu Palemba Lindungi Keluarga, Sang Putra Tewas

Jadikan Punggung Sebagai Tameng Reruntuhan Saat Gempa, Sertu Palemba Lindungi Keluarga, Sang Putra Tewas

Regional
Rumah Korban Tragedi Sriwijaya Air SJ 182 Dibobol Maling, Tabung Gas hingga Galon Air Raib

Rumah Korban Tragedi Sriwijaya Air SJ 182 Dibobol Maling, Tabung Gas hingga Galon Air Raib

Regional
Satgas Covid-19 Sumbar: Belum Ditemukan Ada Nakes Alami Kejadian Ikutan Pasca-imunisasi

Satgas Covid-19 Sumbar: Belum Ditemukan Ada Nakes Alami Kejadian Ikutan Pasca-imunisasi

Regional
Aktivitas Gunung Merapi, 36 Kali Guguran Lava Pijar hingga Potensi Arah Erupsi

Aktivitas Gunung Merapi, 36 Kali Guguran Lava Pijar hingga Potensi Arah Erupsi

Regional
6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

Regional
Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Regional
Wanita Asal Subang Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bali, Ini Faktanya

Wanita Asal Subang Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bali, Ini Faktanya

Regional
Di Tengah Duka, Pencuri Satroni Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Banten, Warga: Maling Biadab

Di Tengah Duka, Pencuri Satroni Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Banten, Warga: Maling Biadab

Regional
Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Regional
Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di 'Homestay' Bali

Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di "Homestay" Bali

Regional
Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Regional
Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X