Mayat Mengapung dengan Tangan Terikat Rantai dan Beton Ternyata Penderita Gangguan Jiwa

Kompas.com - 18/11/2020, 23:28 WIB
Jenazah pria tanpa identitas yang ditemukan mengambang di sungai dalam kondisi tangan terikat rantai saat berada di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Selasa (17/11/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAJenazah pria tanpa identitas yang ditemukan mengambang di sungai dalam kondisi tangan terikat rantai saat berada di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Selasa (17/11/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Identitas mayat laki-laki yang mengapung di Sungai Kenten, Kecamatan talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, akhirnya terungkap.

Jenazah dengan kondisi tangan terikat rantai dan diberi pemberat beton itu diketahui bernama Andre (32).

Laki-laki tersebut tercatat sebagai warga Kenten Azhar, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Baca juga: Jenazah Pria Mengambang dengan Tangan Terikat Rantai dan Beton

Terungkapnya identitas tersebut setelah keluarga korban datang ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang.

Dari hasil keterangan dan ciri-ciri jenazah, keluarga meyakini bahwa jenazah itu adalah Andre.

"Korban ada jenggot tipis sama seperti ciri-ciri yang disebutkan pada jenazah. Tapi yang paling meyakinkan kami adalah baju yang dikenakannya. Kami cukup yakin bahwa jenazah itu benar keluarga kami," kata Rahmad, salah satu kerabat korban di rumah sakit, Rabu (18/11/2020).

Baca juga: Polisi Akan Periksa Bahar bin Smith sebagai Tersangka

Tak hanya itu, saat melihat kondisi jenazah, Rahmat juga mendapatkan ciri fisik di tubuh, yakni luka di bagian pipi kanan dan gigi depan yang patah sebagian.

"Kakak ipar saya itu memang pernah kecelakaan dan bekas lukanya ada pipi sama kening kanan. Terus juga gigi depannya juga patah setengah. Jadi aku sangat yakin jenazah itu adalah kakak ipar saya," ujar Rahmad.

Menurut Rahmad, pada Minggu (15/11/2020), Andre sempat datang ke rumahnya dan meminta sejumlah uang.

Mereka akhirnya menuruti permintaan korban, karena mengetahui bahwa korban menderita gangguan jiwa.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beredar Pesan Berantai soal Tempat Isolasi Penuh, Satgas Covid-19 UGM: Itu Tidak Benar

Beredar Pesan Berantai soal Tempat Isolasi Penuh, Satgas Covid-19 UGM: Itu Tidak Benar

Regional
Sejak Juli, 75 Kasus Positif Covid-19 Ditemukan di Universitas Brawijaya Malang

Sejak Juli, 75 Kasus Positif Covid-19 Ditemukan di Universitas Brawijaya Malang

Regional
Terjebak Dalam Kebakaran di Polewali Mandar, 3 Bocah Tewas

Terjebak Dalam Kebakaran di Polewali Mandar, 3 Bocah Tewas

Regional
Wanita yang Dikuburkan di Fondasi Dibunuh dengan Racun, 5 Menit Korban Tewas

Wanita yang Dikuburkan di Fondasi Dibunuh dengan Racun, 5 Menit Korban Tewas

Regional
Debat Kedua Pilkada Solo, Bajo Kompak Berbaju Hitam, Gibran-Teguh Datang Tak Bersamaan

Debat Kedua Pilkada Solo, Bajo Kompak Berbaju Hitam, Gibran-Teguh Datang Tak Bersamaan

Regional
Satgas Daerah Bantah Data Pemerintah Pusat Sebut Papua Miliki Kasus Covid-19 Tertinggi

Satgas Daerah Bantah Data Pemerintah Pusat Sebut Papua Miliki Kasus Covid-19 Tertinggi

Regional
Kepala IGD RSUD Ansari Saleh Banjarmasin Meninggal karena Covid-19 Usai Dirawat 13 Hari

Kepala IGD RSUD Ansari Saleh Banjarmasin Meninggal karena Covid-19 Usai Dirawat 13 Hari

Regional
Sekda Nonaktif Bondowoso Positif Covid-19, Diduga Terpapar dari Sang Istri

Sekda Nonaktif Bondowoso Positif Covid-19, Diduga Terpapar dari Sang Istri

Regional
Video Viral Seekor Harimau Berjalan di Pinggir Jalan, Ternyata Mangsa Ternak dan Anjing

Video Viral Seekor Harimau Berjalan di Pinggir Jalan, Ternyata Mangsa Ternak dan Anjing

Regional
Longsor di Garut, Jalan Bandung-Rancabuaya Putus, 15 Rumah Tertimbun

Longsor di Garut, Jalan Bandung-Rancabuaya Putus, 15 Rumah Tertimbun

Regional
Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Regional
Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Regional
Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Regional
Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Regional
Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X