Rapid Test, Puluhan Pegawai Pengadilan Negeri Palembang Reaktif

Kompas.com - 15/09/2020, 17:05 WIB
Ilustrasi rapid test virus corona ShutterstockIlustrasi rapid test virus corona

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sebanyak 168 pegawai di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Palembang, Sumatera Selatan, menjalani rapid test dalam dua hari berturut-turut.

Mereka yang diperiksa mulai dari satpam, hakim, hingga panitera.

Hasilnya, puluhan pegawai dinyatakan reaktif setelah dilakukan pemeriksaan.

Kepala Pengadilan Negeri Kelas 1 A Palembang Bongbongan Silaban mengatakan, puluhan pegawai yang reaktif tersebut saat ini telah diarahkan untuk menjalani tes swab dan isolasi mandiri.

Baca juga: 3 Wilayah di Sumsel Ini Dinilai Paling Rawan Konflik Saat Pilkada

Menurut Bongbongan, pemeriksaan rapid test itu dilakukan sesuai arahan yang diberikan Mahkamah Agung (MA).

"Masih menunggu hasil resmi (jumlah reaktif). Untuk yang tidak resmi laporan ke saya ada puluhan yang reaktif ini akan ditindaklanjuti," kata Bongbongan kepada wartawan, Selasa (15/9/2020).

Meski demikian, Bongbongan belum bisa memastikan apakah pihaknya akan menutup sementara kegiatan di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Palembang.

Baca juga: Tak Cukup Denda, Pelanggar Protokol Kesehatan Dihukum Baca Kitab Suci

Namun, jumlah pengunjung di pengadilan saat ini akan dikurangi.

Pemeriksaan suhu tubuh juga dilakukan bagi pengunjung sebelum memasuki ruang sidang yang berlangsung secara virtual.

"Setiap persidangan jangan terlalu banyak pengunjung, dibatasi dulu. Kalau tidak perlu tidak usah ikut," ujar dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Regional
Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Regional
15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

Regional
Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Regional
Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Regional
Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Regional
Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Regional
Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Regional
Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Regional
Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Regional
25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

Regional
Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Regional
Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Regional
Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Regional
Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X