3 Wilayah di Sumsel Ini Dinilai Paling Rawan Konflik Saat Pilkada

Kompas.com - 15/09/2020, 16:02 WIB
Ilustrasi KOMPAS/DIDIE SWIlustrasi

PALEMBANG, KOMPAS.com - Polda Sumatera Selatan akan memperketat pengamanan di tiga wilayah yang akan menggelar Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang. 

Tiga daerah yang dinilai rawan tersebut yakni Ogan Komering Ulu (OKU) dan OKU Selatan.

Kedua wilayah itu diprediksi hanya memiliki calon tunggal.

Baca juga: Pelanggar Protokol Kesehatan Akan Menjalani Sidang di Monpera Palembang

Sementara wilayah lainnya adalah Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) yang dinilai rawan konflik.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Supriadi mengatakan, polisi sedang menyiapkan rencana untuk 3 dari 7 kabupaten yang melaksanakan Pilkada.

"Polres masing-masing telah kita minta untuk membuat rencana kebutuhan personel untuk pengamanan. Nantinya, Polres terdekat yang tidak menyelenggarakan Pilkada akan diperbantukan, ditambah dari Polda Sumsel," kata Supriadi di Polda Sumsel, Selasa (15/9/2020). 

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 14 September 2020

Menurut Supriadi, OKU dan OKU Selatan dengan calon tunggal dan diprediksi akan melawan kotak kosong.

Konflik dikhawatirkan terjadi apabila kotak kosong tersebut menang.

Polisi juga akan menyosialisasikan kepada masyarakat agar memaksimalkan hak pilih dalam Pilkada.

"Untuk Kabupaten Muratara sudah dievaluasi, kita koordinasi dengan Pemda dan toko agama. Bahkan kami juga memanfaatkan tokoh masyarakat yang disegani agar tidak terjadi konflik lagi seperti Pilkada sebelumnya," kata Supriadi.

Adapun, 7 wilayah yang menggelar Pilkada di Sumsel yakni, Ogan Ilir, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan, OKU Timur, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Musirawas dan Musirawas Utara.

Pilkada serentak itu sedianya akan diikuti oleh 13 pasangan calon bupati dan wakil bupati.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Regional
Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Regional
Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Regional
Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Regional
Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Regional
Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Regional
25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

Regional
Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Regional
Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Regional
Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Regional
Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Regional
Marthen Tenggelam Saat Mencari Ikan di Muara, sang Istri yang Menyaksikan Histeris

Marthen Tenggelam Saat Mencari Ikan di Muara, sang Istri yang Menyaksikan Histeris

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Ini Faktanya

Arisan RT Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Ini Faktanya

Regional
Penipu Bermodus Penggandaan Uang Ini Punya Bermacam Trik untuk Kelabuhi Korbannya

Penipu Bermodus Penggandaan Uang Ini Punya Bermacam Trik untuk Kelabuhi Korbannya

Regional
47 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Probolinggo, Kena Denda hingga Rp 50.000

47 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Probolinggo, Kena Denda hingga Rp 50.000

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X