Pendaftaran Calon Kepala Daerah di OKU dan OKU Selatan Diperpanjang

Kompas.com - 08/09/2020, 15:24 WIB
Ilustrasi: Pilkada Serentak ANTARA FOTO/Nova WahyudiIlustrasi: Pilkada Serentak

PALEMBANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperpanjang pembukaan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Ogan Komering Ulu ( OKU).

Perpanjangan pendaftaran juga dilakukan di OKU Selatan hingga 12 September 2020.

Sebab, dua Kabupaten itu sampai saat ini hanya memiliki calon tunggal dan berpotensi bakal melawan kotak kosong. 

Baca juga: Polisi Tilang Motor Vanderhall yang Digunakan Calon Bupati Karawang

Ketua KPU Sumatera Selatan Kelly Mariana mengatakan, diperpanjangnya masa pendaftaran para calon kepala daerah di dua Kabupaten tersebut sesuai dengan regulasi yang disampaikan oleh KPU pusat. 

Selain itu, masa perpanjangan pendaftaran bisa menjadi peluang bagi partai politik yang belum memberikan dukungan secara pasti ke pasangan calon untuk mendaftarkan calon mereka. 

Dengan demikian, diharapkan pada proses pilkada nanti tidak ada calon yang menghadapi kotak kosong.  

"Mungkin ada calon dari partai yang ingin berpindah mendukung calon lain bisa menggunakan kesempatan ini," kata Kelly saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2020). 

Baca juga: 13 Paslon Bertarung di Pilkada Sumsel, 2 Calon Tunggal Lawan Kotak Kosong

Adapun rangkaian proses pemeriksaan kesehatan untuk bakal calon kepala daerah di Kabupaten OKU dan OKU Selatan ditunda sementara sampai 13 September 2020 mendatang. 

"Pemeriksaan kesehatannya nanti akan dibarengi dengan dua calon yang tak hadir hari ini," ujar dia.  

Baca juga: Pilkada 2 Daerah di Sumsel Diprediksi Akan Melibatkan Kotak Kosong

Sebelumnya, semua kursi parlemen dan partai politik telah memberikan dukungan ke calon petahana di dua Kabupaten tersebut. 

Untuk Kabupaten OKU, pasangan calon petahana Kuryana Aziz-Johan Anwar maju dengan dukungan 11 partai, yakni PKS, PBB, PAN, Golkar, PKPI, PPP, Gerindra, Demokrat, PKB, PDI-P dan Nasdem. 

Sedangkan di Kabupaten OKU Selatan, pasangan dari petahana Popo Ali-Sholihien didukung oleh 12 partai, yakni PKB, Gerindra, PDI-P, Golkar, Nasdem, PKS, Perindo,PPP, PAN, Hanura, Demokrat dan PBB.  

"Walaupun semua kursi sudah habis, pendaftaran tetap kita buka karena ini merupakan regulasi dari KPU pusat," ujar Kelly. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Regional
Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Regional
25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

Regional
Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Regional
Respons Gibran dan Calon Lawannya Soal Desakan Penundaan Pilkada

Respons Gibran dan Calon Lawannya Soal Desakan Penundaan Pilkada

Regional
Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Regional
Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Regional
Marthen Tenggelam Saat Mencari Ikan di Muara, sang Istri yang Menyaksikan Histeris

Marthen Tenggelam Saat Mencari Ikan di Muara, sang Istri yang Menyaksikan Histeris

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Ini Faktanya

Arisan RT Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Ini Faktanya

Regional
Penipu Bermodus Penggandaan Uang Ini Punya Bermacam Trik untuk Kelabuhi Korbannya

Penipu Bermodus Penggandaan Uang Ini Punya Bermacam Trik untuk Kelabuhi Korbannya

Regional
47 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Probolinggo, Kena Denda hingga Rp 50.000

47 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Probolinggo, Kena Denda hingga Rp 50.000

Regional
Mobil Tabrak Gerbang Polresta Tasikmalaya, Sopirnya Berupaya Rebut Senjata Petugas

Mobil Tabrak Gerbang Polresta Tasikmalaya, Sopirnya Berupaya Rebut Senjata Petugas

Regional
6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Rejowinangun Magelang Diperketat

6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Rejowinangun Magelang Diperketat

Regional
Kisruh Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika, Warga yang Bertahan dan Mereka yang Terus Membangun

Kisruh Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika, Warga yang Bertahan dan Mereka yang Terus Membangun

Regional
Abai Protokol Kesehatan, 2 Pusat Keramaian di Samarinda Ditutup

Abai Protokol Kesehatan, 2 Pusat Keramaian di Samarinda Ditutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X