Atlet Menembak Beli Sendiri Peluru ke Toko dan Ditangkap Polisi, Ini Respons Perbakin

Kompas.com - 30/07/2020, 18:42 WIB
Wahyu Maulana Putra (29) atlet menembak yang diamankan Polda Sumatera Selatan lantaran membawa ratusan peluru tanpa izin, Rabu (29/7/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAWahyu Maulana Putra (29) atlet menembak yang diamankan Polda Sumatera Selatan lantaran membawa ratusan peluru tanpa izin, Rabu (29/7/2020).

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia ( Perbakin) Kota Palembang angkat bicara terkait penangkapan Wahyu Maulana Putra (29) oleh Polda Sumatera Selatan lantaran membawa ratusan butir peluru tanpa izin.

Sekretaris Umum (Sekum) Perbakin kota Palembang Budi Setiawan mengatakan, Wahyu merupakan atlet menembak dari kota Palembang.

Ia memang atlet berprestasi dan telah mendapatkan beberapa kali mendapatkan gelar juara nasional.

Akan tetapi, upaya yang dilakukan oleh Wahyu dengan membawa ratusan butir peluru ke Palembang tanpa izin telah menyalahi aturan.

"Kalau (atlet) membeli amunisi itu boleh, cuma pembawaan amunisi itu harus ada pengawasannya dengan rekomendasi dari Polda. Dia benar beli (peluru) di Lokta, cuma dia tidak mengurus izin pengangkutan ke Palembang, itu kesalahannya," kata Budi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (20/7/2020).

Baca juga: Bawa Ratusan Peluru Tanpa Izin, Atlet Menembak Ditangkap Polisi

Budi menjelaskan, membeli amunisi sebenarnya hanya boleh dilakukan oleh pihak kepolisian. Selama ini, para atlet yang hendak membeli peluru biasanya berkoordinasi dengan pihak Perbakin.

Setelah itu, Perbakin akan mengurus izin pengangkutan peluru ke pihak polda dan selanjutnya akan diberikan ke atlet.

"Kalau untuk atlet dia beli sendiri (peluru) tapi bukan dianya yang beli ke toko. Kalau di Palembang itu melalui Perbakin provinsi, semuanya dikoordiniir Perbakin provinsi, membawanya kan harus izin ke Polda," ujarnya.

Saat ini, pihak Perbakin Kota Palembang masih menunggu hasil penyelidikan dari Polda Sumatera Selatan untuk mengambil langkah berupa sanksi yang diberikan kepada Wahyu.

"Jadi, setelah selesai urusannya ke pihak kepolisian selesai, kita akan adakan sidang khusus atlet karena sudah melanggar kode etik sebagai atlet," jelas Budi.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Regional
16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

Regional
Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Regional
Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Regional
Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Regional
Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Regional
Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Regional
Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Regional
Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Regional
Jerinx Jadi Tersangka Kasus 'Kacung WHO', Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Jerinx Jadi Tersangka Kasus "Kacung WHO", Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Regional
Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Regional
Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Regional
Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Regional
65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X