Mulai Agustus, Pelanggar Protokol Kesehatan di Sumsel Denda Rp 500.000

Kompas.com - 29/07/2020, 14:33 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru HANDOUT/HUMAS PEMPROV SUMSELGubernur Sumatera Selatan Herman Deru

PALEMBANG, KOMPAS.com - Para pelanggar protokol kesehatan Covid-19 di Sumatera Selatan akan dikenakan sanksi berupa denda sebesar Rp 500.000.

Sanksi tersebut mulai berlaku setelah Peraturan Gubernur (Pergub) yang rencananya akan dikeluarkan pada awal Agustus 2020 mendatang.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, setelah Pergub tersebut dikeluarkan, sanksi akan langsung diberikan kepada para pelanggar protokol kesehatan.

Baca juga: Kantor PDI-P di Bogor Kembali Dilempar Bom Molotov

Sanksi berupa denda tersebut paling rendah Rp 100.000 dan maksimal Rp 500.000.

"Pergub ini sifatnya langsung penerapan. Pelanggar protokol kesehatan akan langsung dikenakan sanksi denda dari yang terendah sampai tertinggi. Awal Agustus nanti langsung dikeluarkan," kata Herman saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2020).

Herman menjelaskan, dikeluarkannya Pergub tersebut agar masyarakat dapat memahami pentingnya pencegahan penularan Covid-19.

Baca juga: Harga Jual Mencapai Rp 25 Juta, Tiger Fish Ramai Diburu Warga

Protokol kesehatan tetap harus dijalankan meski warga harus tetap produktif di tengah pandemi.

"Pergub tentang protokol kesehatan ini berlaku di seluruh kabupaten/kota di Sumsel untuk mengatur penanganan Covid-19 di tempat umum. Dalam penerapannya nanti akan melibatkan TNI dan Polri," ujar Herman.

Baca juga: 4 Fakta Kasus Dugaan Prostitusi Online Artis VS di Lampung

Berdasarkan situs web resmi di corona.sumselprov.go.id, jumlah kasus positif Covid-19 di Sumsel pada Selasa kemarin telah mencapai 3.296 orang.

Sementara untuk pasien meninggal sebanyak 155 orang dan sembuh 1.706 orang.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Regional
16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

Regional
Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Regional
Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Regional
Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Regional
Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Regional
Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Regional
Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Regional
Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Regional
Jerinx Jadi Tersangka Kasus 'Kacung WHO', Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Jerinx Jadi Tersangka Kasus "Kacung WHO", Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Regional
Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Regional
Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Regional
Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Regional
65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X