Polres OKI Diserang, Kapolda Sumsel Apresiasi Kesigapan Petugas Piket Lumpuhkan Pelaku

Kompas.com - 29/06/2020, 05:47 WIB
Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri saat memberikan penjelasan kepada wartawan di Mapolres OKI, Minggu (28/06/2029) KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGKapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri saat memberikan penjelasan kepada wartawan di Mapolres OKI, Minggu (28/06/2029)

KAYUAGUNG KOMPAS.com - Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri mengapresiasi petugas piket Polres Ogan Komering Ilir (Polres OKI) Sumatera Selatan (Sumsel) yang berjaga saat terjadi serangan terhadap Mapolres OKI Minggu (28/06/2020) dini hari.

Apresiasi Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri tersebut disampaikan jumpa pers usai melihat jenazah pelaku penyerangan atas nama Indra Oktomi di RSUD Kayuagung pada Minggu (28/06/2020) malam. 

Eko Indra Heri juga memeriksa kendaraan yang dipakai pelaku saat menabrak pintu gerbang Mapolres OKI dan menemui Aipda M Nur, personel Polres OKI yang mengalami luka karena diserang oleh pelaku Indra Oktomi.

Baca juga: Pelaku Penyerangan Polres OKI Teriak: Mana Polisi, Mana Polisi

"Saya mendapat laporan dari Kapolres tentang kejadian ini, saya ingin mengatakan saya memberi penghargaan dan apresiasi terhadap kinerja Kapolres (OKI) dan piket malam karena dengan kondisi yang berkembang saat ini anggota selalu waspada," kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri saat jumpa pers, Minggu. 

Satu anggota polisi selamat karena patuhi protokol

Ia juga bersyukur karena personel Polres OKI Aipda M Nur yang diserang selamat karena menggunakan peralatan standar polisi berupa rompi anti peluru saat bertugas.

"Alhamdulillah personel kita sesuai protap menggunakan rompi anti peluru saat bertugas sehingga saat ada serangan seperti semalam dapat selamat meski mengalami luka di tangannya," lanjutnya. 

Baca juga: Cerita Polisi Korban Penyerangan Mapolres OKI: Ternyata Bukan Teman Saya

Eko Indra Heri menambahkan, ia sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan saat melakukan patroli atau kegiatan lain.

"Saya sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan keamanan mako, asrama dan diri sendiri terutama saat patroli atau kegiatan lain," katanya. 

Mapolres OKI diserang

Seperti diberitakan sebelumnya telah terjadi penyerangan terhadap Mapolres OKI di Sumsel,  Minggu dini hari.

Dalam penyerangan itu pelaku yang diketahui bernama Indra Oktomi (35) menabrakkan kendaraannya jenis Honda Mobilio ke gerbang Mapolres. Lalu, pelaku menyerang polisi menggunakan senjata tajam jenis ganco.

Pelaku Indra Oktomi akhirnya tewas ditembak polisi setelah melukai satu polisi yang piket jaga malam itu, yakni Aipda M Nur.

Jasad pelaku Indra Oktomi sendiri sudah diambil keluarganya untuk dimakamkan.

Baca juga: Mapolres OKI Diserang Residivis, Polisi: Bukan Jaringan Teroris



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
IDI Laporkan 5 Akun Facebook karena Dinilai Lecehkan Profesi Dokter

IDI Laporkan 5 Akun Facebook karena Dinilai Lecehkan Profesi Dokter

Regional
Nekat Izinkan Sekolah Tatap Muka untuk SD, Ini Alasan Bupati Pesisir Selatan

Nekat Izinkan Sekolah Tatap Muka untuk SD, Ini Alasan Bupati Pesisir Selatan

Regional
Diserang Lebah, 6 Pegawai PDAM Bantaeng Jatuh ke Jurang Sedalam 70 Meter

Diserang Lebah, 6 Pegawai PDAM Bantaeng Jatuh ke Jurang Sedalam 70 Meter

Regional
Nekat Berkerumun di Kawasan Area Publik di Solo, Siap-siap Swab di Tempat

Nekat Berkerumun di Kawasan Area Publik di Solo, Siap-siap Swab di Tempat

Regional
Kabur Setelah 2 Kali Cabuli Anak Tirinya, Pria Ini Ditangkap di Jakarta

Kabur Setelah 2 Kali Cabuli Anak Tirinya, Pria Ini Ditangkap di Jakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X