"Tolong Bantu, Pak, Saya Ingin Ketemu Anak-anak dan Merangkul Mereka"

Kompas.com - 25/06/2020, 08:06 WIB
Ketiga anak Rachmat (49) yang hilang sejak satu pekan tanpa diketahui keberadaannya TRIBUNSUMSEL.COM/PAHMIKetiga anak Rachmat (49) yang hilang sejak satu pekan tanpa diketahui keberadaannya

KOMPAS.com - Rachmat, warga Palembang, Sumatera Selatan, mengaku ingin bertemu dengan ketiga anaknya yang sempat dikabarkan hilang secara misterius. Belakangan diketahui ketiga anaknya dibawa ibu mereka ke Bekasi. Rachmat dan ibu anak-anak itu sudah lama bercerai.

Rachmat mengatakan kecewa terhadap mantan istriya yang diam-diam membawa ketiga anak itu ke Bekasi.

Apalagi selama selama ini, ia yang membesarkan ketiga buah hatinya selama delapan bulan terakhir.

"Mau nengok anak, ndak masalah itu, kan anak masih sekolah, Pak. Ya, namanya kangen nggak apa buat saya, wajar. Karena sudah lama anak juga ditinggal ibunya, dia juga udah menikah lagi saat pergi," ujarnya saat dihubungi Kompas.com via telepon, Rabu (24/6/2020).

Baca juga: 3 Anak yang Hilang Secara Misterius Ternyata Ikut Ibunya ke Bekasi

Menurut Rachmat, putrinya, Nasywa Nasida Putri (15) hari ini semestinya mengikuti tes di SMA Negeri 5 setelah tamat dari SMP.

Namun, karena pergi, anaknya pun batal mengikuti tes tersebut. Ia pun berharap untuk dapat kembali berkumpul bersama ketiga anaknya.

"Anak yang besar tidak jadi ikut tes di SMA 5 hari ini, padahal sudah saya daftarkan. Anak saya juga masukkan di les bahasa Inggris di dekat rumah. Tolong bantu ya Pak di berita mengenai hal ini, insya Allah ada yang terbaik untuk anak saya. Saya ingin ketemu anak-anak saya dan merangkul mereka, Pak. Kasihan anak, Pak," ucap Rachmat.

Sebelumnya, Rachmat melaporkan kehilangan tiga anaknya ke Polres Palembang. Mereka hilang saat dia sedang pergi bekerja.

Ketiga anak itu masing-masing bernama Nasywa Nasida Putri (15), M Shofi Rizqullah (12) dan M Yahfi Rizqullah (11).

Belakangan Polres Palembang menemukan bahwa ketiga anak Rachmat dibawa oleh ibu mereka ke Bekasi sejak Senin (16/6/2020). Temuan itu berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Regional
Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Regional
15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

Regional
Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Regional
Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Regional
Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Regional
Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Regional
Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Regional
Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Regional
Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Regional
25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

Regional
Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Regional
Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Regional
Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Regional
Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X