Tak Menangis Saat Dijemput Ambulans, Bocah 2 Tahun Positif Corona Ini Jadi Viral

Kompas.com - 23/05/2020, 05:14 WIB
Viral video balita 2 tahun asal Palembang dijemput tim medis pakai hazmat. Dok. Facebook Budi DoremiViral video balita 2 tahun asal Palembang dijemput tim medis pakai hazmat.

KOMPAS.com - Tak ada setetes air mata meleleh di pipi N, bocah perempuan berusia 2 tahun asal Palembang, Sumatera Selatan, saat dijemput petugas medis dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

"Iya benar itu pasien ke-456 dan dirawat di RS Pelabuhan. Syukurlah tidak menangis (saat dijemput tim medis)," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan Yusri, melalui pesan singkat, Jumat (22/5/2020).

Yuri menambahkan, bocah tersebut diketahui positif terinfeksi Covid-19 dan pihaknya sedang melacak sumber penularannya.

Baca juga: Maling Bawa Anaknya Terekam CCTV, Mbah Topo Penjual Tahu Bacem Ikhlaskan Gas LPG Dicuri

Lalu, terkait kondisi orangtua N, pihaknya memastikan kondisinya diduga kuat terinfeksi Covid-19. 

"Orangtuanya pasti positif, karena satu kamar. Besok akan saya tanya dinkes Palembang klasternya dari mana," ujarnya.

Sementara itu, video saat petugas menjemput Naura pun menjadi viral setelah diunggah oleh akun Facebook Budi Doremi.

"Namanya Naura umur 2 th asal Palembang. Positif Covid-19. lebaran sendirian di Karantina karena ortunya negatif. Dan hebatnya dia tidak menangis. Semoga cepat sembuh dek," tulis akun tersebut.

(Penulis: Kontributor Palembang, Aji YK Putra | Editor: Aprillia Ika)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hingga 28 Mei, Karawang Lakukan 8.000 Rapid Test dan 756 Tes Swab

Hingga 28 Mei, Karawang Lakukan 8.000 Rapid Test dan 756 Tes Swab

Regional
Kesal Diputuskan, Mahasiswa di Banyumas Sebar Foto Bugil Mantan Pacarnya

Kesal Diputuskan, Mahasiswa di Banyumas Sebar Foto Bugil Mantan Pacarnya

Regional
50.873 Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Rp 1,8 Juta

50.873 Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Rp 1,8 Juta

Regional
Wali Kota Beri Kelonggaran, Hari Ini Masjid Agung Batam Gelar Shalat Jumat Berjemaah

Wali Kota Beri Kelonggaran, Hari Ini Masjid Agung Batam Gelar Shalat Jumat Berjemaah

Regional
ASN Akan Jadi yang Pertama Menerapkan New Normal di Kepri

ASN Akan Jadi yang Pertama Menerapkan New Normal di Kepri

Regional
Selundupkan 25 Paket Kantong Semar ke Taiwan, Dua Pria Ini Ditangkap

Selundupkan 25 Paket Kantong Semar ke Taiwan, Dua Pria Ini Ditangkap

Regional
Polres Cianjur Tangkap Pegawai Swasta yang Hina  Jokowi soal Status Kelulusan di UGM

Polres Cianjur Tangkap Pegawai Swasta yang Hina Jokowi soal Status Kelulusan di UGM

Regional
Ruslan Buton Pecatan TNI yang Minta Jokowi Mundur di Tengah Pandemi Ditangkap Polisi

Ruslan Buton Pecatan TNI yang Minta Jokowi Mundur di Tengah Pandemi Ditangkap Polisi

Regional
Cerita Penjual Gudeg di Yogyakarta Jualan Saat Pandemi, Tetap Laris karena Gunakan 'Face Shield'

Cerita Penjual Gudeg di Yogyakarta Jualan Saat Pandemi, Tetap Laris karena Gunakan "Face Shield"

Regional
Gara-gara Pasien Covid-19, Warga 2 Kecamatan Saling Tutup Jalan, Hampir Adu Jotos

Gara-gara Pasien Covid-19, Warga 2 Kecamatan Saling Tutup Jalan, Hampir Adu Jotos

Regional
Perkosa Sepupunya yang Masih 15 Tahun, Pria di Makassar Ditangkap

Perkosa Sepupunya yang Masih 15 Tahun, Pria di Makassar Ditangkap

Regional
 PPDB Sekolah di Kota Bekasi Dibuka 15 Juni, Pendaftarannya 100 Persen Secara Online

PPDB Sekolah di Kota Bekasi Dibuka 15 Juni, Pendaftarannya 100 Persen Secara Online

Regional
Langgar Aturan, Dinas LHK Bengkulu Telusuri Aktivitas Pemburu Rusa di Hutan Lindung

Langgar Aturan, Dinas LHK Bengkulu Telusuri Aktivitas Pemburu Rusa di Hutan Lindung

Regional
Tempat Karantina Pemudik di GOR Purwokerto Segera Ditutup

Tempat Karantina Pemudik di GOR Purwokerto Segera Ditutup

Regional
Fakta Mundurnya Purnomo di Pilkada Solo, karena Alasan Pandemi

Fakta Mundurnya Purnomo di Pilkada Solo, karena Alasan Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X