Gubernur Sumsel: Status Kita Tanggap Darurat atau Siaga Covid-19

Kompas.com - 24/03/2020, 20:49 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru saat memberikan keterangan pers terkait pencagahan Covid-19, Selasa (24/3/2020). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAGubernur Sumsel Herman Deru saat memberikan keterangan pers terkait pencagahan Covid-19, Selasa (24/3/2020).

KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, pasca-adanya satu warga Palembang, Sumatera Selatan, yang positif terinfeksi virus corona, maka status di Sumsel menjadi tanggap darurat atau siaga Covid-19.

"Dengan adanya positif maka status kita tanggap darurat atau siaga Covid-19. Lalu terkait yang menentukan zona itu jadi kuning merah itu pusat, itu gugus tugas nasional," katanya dikutip dari Tribunsumsel.com.

Menurutnya, pasien yang positif corona tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta.

Baca juga: Warga Sumsel yang Positif Covid-19 Punya Riwayat Perjalanan dari Jakarta

Saat ini, sambungnya, orang-orang yang memiliki kontak dengan warga pasien positif corona tersebut telah didata dan masuk orang dalam pemantauan (ODP).

"Sejak meninggalnya PDP kemarin, semuanya sudah kita pantau. Dari perlakuan jenazahnya sampai ODP yang sangat mungkin bersentuhan dengan mereka, sudah dipantau semua," katanya.

Baca juga: Gubernur Sumsel Minta Tim Tetap Waspada dalam Penanganan Jenazah 2 PDP

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Ayam Potong Anjlok, Peternak di Sumsel Terancam Gulung Tikar

Harga Ayam Potong Anjlok, Peternak di Sumsel Terancam Gulung Tikar

Regional
Heboh Nelayan di Maluku Utara Kubur Ikan Tuna 2 Ton Hasil Tangkapan, Ini Penyebabnya

Heboh Nelayan di Maluku Utara Kubur Ikan Tuna 2 Ton Hasil Tangkapan, Ini Penyebabnya

Regional
Selama Pandemi Corona, 24.551 Warga di Kota Tegal Bakal Terima Bantuan

Selama Pandemi Corona, 24.551 Warga di Kota Tegal Bakal Terima Bantuan

Regional
UPDATE: 40 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Tambahan 2 dari Surabaya

UPDATE: 40 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Tambahan 2 dari Surabaya

Regional
Sepekan Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Ini Akhirnya Dievakuasi

Sepekan Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Ini Akhirnya Dievakuasi

Regional
2 Warga Manado Positif Corona, Punya Riwayat Perjalanan ke Luar Negeri

2 Warga Manado Positif Corona, Punya Riwayat Perjalanan ke Luar Negeri

Regional
Puluhan Penjahit Ini Rela Kerja Siang Malam Demi APD untuk Tenaga Medis

Puluhan Penjahit Ini Rela Kerja Siang Malam Demi APD untuk Tenaga Medis

Regional
Sisihkan Gaji, Jaksa Bagikan Sembako untuk Tukang Becak di Probolinggo

Sisihkan Gaji, Jaksa Bagikan Sembako untuk Tukang Becak di Probolinggo

Regional
Ditipu Rp 700.000 Usai Antar Penumpang Purwokerto-Solo, Pengemudi Ojol: Jangan Dihakimi, Dibilangin Saja

Ditipu Rp 700.000 Usai Antar Penumpang Purwokerto-Solo, Pengemudi Ojol: Jangan Dihakimi, Dibilangin Saja

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 30 Orang, Terbanyak di Makassar

Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 30 Orang, Terbanyak di Makassar

Regional
Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Regional
2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

Regional
Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Regional
Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Regional
Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X