Polisi Palembang Tembak Mati Pencuri Spesialis di Rumah Ibadah

Kompas.com - 06/02/2020, 15:16 WIB
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji saat melakukan gelar perkara di depan ruang jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, usai menembak mati Hendri alias Tojang (35) yang merupakan pelaku pencurian, Kamis (14/2/2020). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAKapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji saat melakukan gelar perkara di depan ruang jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, usai menembak mati Hendri alias Tojang (35) yang merupakan pelaku pencurian, Kamis (14/2/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Perjalanan kasus Hendri alias Tojang (35) sebagai pencuri yang kerap beraksi di rumah ibadah berakhir di tangan polisi.

Ia tewas ditembak jajaran Polrestabes Palembang lantaran melakukan perlawanan ketika akan ditangkap.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji mengatakan, penangkapan Hendri berlangsung pada Rabu (5/2/2020) malam kemarin di kawasan Jalan DI Panjaitan, Plaju, Palembang, yang merupakan kediaman pelaku.

Mulanya, petugas mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang berada di rumahnya. Kabar itu langsung tanggapi petugas dan akhirnya menggerebek tersangka Hendri.

"Namun, saat digerebek tersangka melawan dengan mengeluarkan senja api dan menembak. Kita langsung berikan tembakan balasan dan pelaku tewas dalam perjalanan ke rumah sakit," kata Anom saat gelar perkara di ruang jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Kamis (6/2/2020).

Baca juga: Tangkap Pencuri Ban Ambulans, 4 Polisi Dapat Penghargaan

Berdasarkan laporan yang diterima polisi, pelaku ini telah sembilan kali beraksi.

Selain rumah kosong, Hendri juga kerap menyasar masjid dan gereja untuk melakukan aksi pencurian.

"Tersangka sudah beraksi sejak 2018. Ia lama menjadi DPO, karena sering mencuri di masjid dan gerja serta rumah warga," ujarnya.

Anom menjelaskan, modus yang digunakan pelaku yakni dengan merusak kunci rumah serta tempat ibadah yang ditinggalkan dalam keadaan kosong.

Setelah itu, ia lalu mengambil seluruh barang beharga di rumah sasarannya, seperti laptop, mesin air, gerinda bahkan jam dinding.

"Tersangka juga sering mencuri di sekolah. Dia selalu menyasar tempat sepi saat beraksi," ujar Kapolrestabes.

Baca juga: Viral, Pencuri Cincin Emas Kabur, Dikejar dan Ditendang Motornya tapi Tak Jatuh

Dari tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa dua amunisi aktif serta satu senjata api rakitan.

"Pelaku ini juga adalah residivis kasus pencurian dan sudah pernah mendekam di penjara," jelasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Regional
16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

Regional
Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Regional
Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Regional
Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Regional
Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Regional
Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Regional
Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Regional
Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Regional
Jerinx Jadi Tersangka Kasus 'Kacung WHO', Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Jerinx Jadi Tersangka Kasus "Kacung WHO", Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Regional
Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Regional
Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Regional
Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Regional
65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X