Perampokan Modus Umpan Perempuan Terungkap, 1 Pelaku Ditahan, 4 Buron

Kompas.com - 04/02/2020, 21:06 WIB
Tersangka  Jamiat Abdul Karim (29) saat berada di Polda Sumatera Selatan, Selasa (4/2/2020). Ia ditangkap polisi lantaran telah melakukan aksi perampokan, dengan menggunakan perempuan sebagai umpan. KOMPAS.COM/AJI YK PUTRATersangka Jamiat Abdul Karim (29) saat berada di Polda Sumatera Selatan, Selasa (4/2/2020). Ia ditangkap polisi lantaran telah melakukan aksi perampokan, dengan menggunakan perempuan sebagai umpan.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Unit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan membongkar kasus perampokan dengan modus menggunakan perempuan sebagai umpan.

Satu pelaku bernama Jamiat Abdul Karim (29) saat ini telah ditangkap petugas untuk dimintai keterangan.

Namun, petugas harus melumpuhkan tersangka karena mencoba melakukan perlawanan ketika penangkapan berlangsung.

Tersangka Jamiat mengatakan, kelompok mereka memiliki enam anggota yang mempunyai peran masing-masing.

Satu perempuan dijadikan umpan untuk memancing korban.

Baca juga: Diberi Umpan Perempuan Cantik, Polisi Gadungan Ditangkap

Anggota perempuan jadi umpan, cari korban di medsos

Perempuan anggota kelompok mereka tersebut mencari korban melalui media sosial.

Upaya mereka pun berhasil, Boby Indra Cahaya (23) yang tercatat sebagai warga KH Wahid Hasyim Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang akhirnya menjadi korban.

"Setelah mencari lewat Facebook, korban kami ajak bertemu. Di sana, dia langsung kami rampok,"kata Jamiat, saat berada di Polda Sumsel, Selasa (4/2/2020).

Jamiat menerangkan, jam tangan, handphone dan dompet langsung mereka rampas dari Boby.

Begitu juga dengan sepeda motor yang digunakan korban. Namun, saat akan dibawa, ternyata motor itu kehabisan bensin.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zona Hijau di Riau Tinggal Satu Kabupaten, Ini Kunci Keberhasilannya

Zona Hijau di Riau Tinggal Satu Kabupaten, Ini Kunci Keberhasilannya

Regional
Kepala Dinas P5A Surabaya Meninggal, Sempat Dinyatakan Positif Covid-19

Kepala Dinas P5A Surabaya Meninggal, Sempat Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Ditetapkan Tersangka, Anggota DPRD Makassar Penjamin Pengambilan Jenazah Covid-19 Terancam 7 Tahun Penjara

Ditetapkan Tersangka, Anggota DPRD Makassar Penjamin Pengambilan Jenazah Covid-19 Terancam 7 Tahun Penjara

Regional
Banjir di Sintang, Puluhan Rumah Rusak dan Jembatan Gantung Putus

Banjir di Sintang, Puluhan Rumah Rusak dan Jembatan Gantung Putus

Regional
Kasus Positif Covid-19 di 3 Kantor Media, Pemkot Surabaya: Kita Lakukan Tracing

Kasus Positif Covid-19 di 3 Kantor Media, Pemkot Surabaya: Kita Lakukan Tracing

Regional
Dekat dengan Semarang, 3 Kecamatan di Kendal Tinggi Kasus Covid-19

Dekat dengan Semarang, 3 Kecamatan di Kendal Tinggi Kasus Covid-19

Regional
TVRI dan RRI Jawa Timur Lumpuh Akibat Corona, Ini Faktanya

TVRI dan RRI Jawa Timur Lumpuh Akibat Corona, Ini Faktanya

Regional
'Saya Baru Tahu Surat Izin Masuk Ini Palsu, padahal Sudah Bayar Rp 700.000'

"Saya Baru Tahu Surat Izin Masuk Ini Palsu, padahal Sudah Bayar Rp 700.000"

Regional
42 Pasien Covid-19 Sembuh di Denpasar, Gugus Tugas: Kesembuhan Kembali Meningkat

42 Pasien Covid-19 Sembuh di Denpasar, Gugus Tugas: Kesembuhan Kembali Meningkat

Regional
Suami Istri Meninggal karena Covid-19, Tinggalkan Anak yang juga Terpapar Corona

Suami Istri Meninggal karena Covid-19, Tinggalkan Anak yang juga Terpapar Corona

Regional
Satu Keluarga di Gunungkidul Tertular Covid-19, Belum Jelas Sumber Penularannya

Satu Keluarga di Gunungkidul Tertular Covid-19, Belum Jelas Sumber Penularannya

Regional
Wali Kota Mataram Ancam Tutup Pasar Tradisional jika Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Wali Kota Mataram Ancam Tutup Pasar Tradisional jika Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
25 Tenaga Medis RSUD Moewardi Solo Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Pesta Usai Wisuda

25 Tenaga Medis RSUD Moewardi Solo Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Pesta Usai Wisuda

Regional
Seorang Kepala Dinas di Maluku Positif Covid-19, Dirawat di RSUP Ambon

Seorang Kepala Dinas di Maluku Positif Covid-19, Dirawat di RSUP Ambon

Regional
Hadiri Sidang di BK DPRD Gresik, Keluarga Korban Pemerkosaan Batal Cabut Laporan

Hadiri Sidang di BK DPRD Gresik, Keluarga Korban Pemerkosaan Batal Cabut Laporan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X