Pengakuan Darmini yang Tega Jual Bayi yang Baru Dilahirkan

Kompas.com - 22/01/2020, 12:44 WIB
Tersangka Darmini (44) ibu yang tega menjual anak yang baru dilahirkannnya saat di giring ke Polrestabes Palembang, Senin (20/1/2020). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRATersangka Darmini (44) ibu yang tega menjual anak yang baru dilahirkannnya saat di giring ke Polrestabes Palembang, Senin (20/1/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Darmini (40), warga Palembang Selatan, ditetapkan sebagai salah satu tersangka kasus penjualan bayi yang baru ia lahirkan.

Sehari-hari Damini adalah pedagang gorengan. Ia telah bercerai dan menjalin hubungan dengan kekasihnya hingga hamil.

Bukannya bertanggung jawab, sang pacar malah meninggalkan Darmini yang hamil tua seorang diri.

Saat usia kandungannya masuk delapan bulan, Darmini mendatangi rumah Marlina (39) di Jalan Dr M Isa Kelurahan Kuto Batu, Palembang.

Baca juga: Dukun Beranak Akan Jual Bayi Hasil Aborsi Seharga Rp 3 Juta

Kedatangannya tersebut untuk meminta Marlina mencarikan orangtua pengasuh bayi yang dikandungnya.

Kepada Darmini, Marlina mengatakan, ada adiknya yang bersedia mengasuh bayinya jika telah lahir. Darmini pun dijanjikan Rp 5 juta dan mendapatkan uang muka Rp 1 juta.

Darmi mengaku terpaksa melakukan itu karena tidak ada uang untuk mengurus bayinya.

"Saya sudah cerai dengan suami. Anak itu juga hasil di luar nikah dengan pacar saya. Pacar saya kabur. Bukan malu, tapi saya tidak ada uang untuk mengurusnya,"ujar Darmini di Polrestabes Palembang, Senin (20/1/2020).

"Tidak dijual, saya cuma bilang minta dicarikan orang tua yang mau mengurus anak saya. Lalu Sri bilang ada keluarganya yang mau," kata Darmini.

Baca juga: Dukun Beranak Bawa Kabur Bayi Hasil Aborsi Saat Sang Ibu Pendarahan

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sepekan Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Ini Akhirnya Dievakuasi

Sepekan Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Ini Akhirnya Dievakuasi

Regional
2 Warga Manado Positif Corona, Punya Riwayat Perjalanan ke Luar Negeri

2 Warga Manado Positif Corona, Punya Riwayat Perjalanan ke Luar Negeri

Regional
Puluhan Penjahit Ini Rela Kerja Siang Malam Demi APD untuk Tenaga Medis

Puluhan Penjahit Ini Rela Kerja Siang Malam Demi APD untuk Tenaga Medis

Regional
Sisihkan Gaji, Jaksa Bagikan Sembako untuk Tukang Becak di Probolinggo

Sisihkan Gaji, Jaksa Bagikan Sembako untuk Tukang Becak di Probolinggo

Regional
Ditipu Rp 700.000 Usai Antar Penumpang Purwokerto-Solo, Pengemudi Ojol: Jangan Dihakimi, Dibilangin Saja

Ditipu Rp 700.000 Usai Antar Penumpang Purwokerto-Solo, Pengemudi Ojol: Jangan Dihakimi, Dibilangin Saja

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 30 Orang, Terbanyak di Makassar

Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 30 Orang, Terbanyak di Makassar

Regional
Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Regional
2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

Regional
Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Regional
Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Regional
Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Regional
Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Regional
Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Regional
Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Regional
Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X