Jaksa Tuntut Robi Penyuap Bupati Muara Enim 3 Tahun Penjara

Kompas.com - 14/01/2020, 14:33 WIB
Terdakwa Robi Okta Fahlevi kontraktor penyuap Bupati Muara Enim non aktif Ahmad Yani saat menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (14/1/2020). Dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Robi dengan kurungan penjara selama tiga tahun penjara dan subsider enam bulan dan denda Rp 250 juta. KOMPAS.COM/AJI YK PUTRATerdakwa Robi Okta Fahlevi kontraktor penyuap Bupati Muara Enim non aktif Ahmad Yani saat menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (14/1/2020). Dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Robi dengan kurungan penjara selama tiga tahun penjara dan subsider enam bulan dan denda Rp 250 juta.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Robi Okta Fahlevi penyuap Bupati Muara Enim non aktif Ahmad Yani dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) kurungan penjara selama tiga tahun dan denda Rp 250 Juta subsider enam bulan

Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang JPU KPK Roy Riadi menilai, Robi telah terbukti menyuap Ahmad Yani dengan memberikan fee sebesar 10 persen untuk mendapatkan proyek pengerjaan jalan sebanyak 16 paket proyek jalan senilai Rp 129 Miliar.

"Terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dan dituntut penjara tiga tahun dan denda Rp 250 Juta dengan subsider enam bulan pejara," kata Roy, Selasa (14/1/2020).

Baca juga: Kuasa Hukum: Bupati Muara Enim Ditangkap untuk Jegal Firli Jadi Ketua KPK

Terdakwa Robi, kata Roy, dituntut melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Sebagaimana pasal tersebut telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP," ujarnya.

Selain itu, terdakwa mengakui memberikan fee sebesar 10 persen untuk bupati dan 5 persen diberikan kepada Elfin MZ Muchtar selaku PPK, Ramlan Suryadi selaku Plt Kadis PUPR Muara Enim, Ilham Sudiono selaku Ketua Pokja IV dan Aries HB yang merupakan Ketua DPRD Muara Enim.

"Terdakwa melakukan rekayasa teknis lelang dengan mengetahui bocoran lelang sehingga perusahaan apa saja yang terafiliasi dengan terdakwa akan lolos dengan mudah untuk pengerjaan akan mulus," jelas Roy.

Baca juga: KPK Tegaskan Nama Firli Tak Ada dalam Dakwaan Bupati Muara Enim

Usai mendegarkan tuntutan Jaksa, Robi mengaku akan menyampaikan pledoi melalui kuasa hukumnya.

"Saya minta waktu satu pekan yang mulia, untuk menyampaikan pledoi," kata Robi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Sukiyah yang Miliki Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus Paling Menggetarkan Hati Ardian

Bertemu Sukiyah yang Miliki Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus Paling Menggetarkan Hati Ardian

Regional
KM Wingston Tenggelam di Perairan Kualatanjung, Sumut, 8 Orang Selamat, 3 Hilang

KM Wingston Tenggelam di Perairan Kualatanjung, Sumut, 8 Orang Selamat, 3 Hilang

Regional
Sosok Ardian, Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus: Mantan Residivis Keluar Masuk Penjara

Sosok Ardian, Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus: Mantan Residivis Keluar Masuk Penjara

Regional
Dipaksa Bersetubuh oleh Ayah Kandung, Korban Alami Gangguan Kejiwaan

Dipaksa Bersetubuh oleh Ayah Kandung, Korban Alami Gangguan Kejiwaan

Regional
Ricuh Warga Mandala Medan karena Konflik Sosial, Bukan Agama

Ricuh Warga Mandala Medan karena Konflik Sosial, Bukan Agama

Regional
Faktor Umur, Neneng, Gajah Berusia 55 Tahun di Kebun Binatang Medan Mati

Faktor Umur, Neneng, Gajah Berusia 55 Tahun di Kebun Binatang Medan Mati

Regional
18 TKI Ilegal Gagal ke Malaysia Akibat Kapalnya Tenggelam, 9 Orang Masih Dicari

18 TKI Ilegal Gagal ke Malaysia Akibat Kapalnya Tenggelam, 9 Orang Masih Dicari

Regional
2 Hari Diguyur Hujan Deras, Kabupaten Lahat dan Empat Lawang Diterjang Banjir dan Longsor

2 Hari Diguyur Hujan Deras, Kabupaten Lahat dan Empat Lawang Diterjang Banjir dan Longsor

Regional
Pria Setubuhi Dua Putri Kandung Selama 2 Tahun, Ini Alasannya Baru Terungkap

Pria Setubuhi Dua Putri Kandung Selama 2 Tahun, Ini Alasannya Baru Terungkap

Regional
Keraton Agung Sejagat dan Pentingnya Critical Thinking

Keraton Agung Sejagat dan Pentingnya Critical Thinking

Regional
Kurangi Angka Kebutaan akibat Katarak, Dompet Dhuafa Selenggarakan Operasi Gratis

Kurangi Angka Kebutaan akibat Katarak, Dompet Dhuafa Selenggarakan Operasi Gratis

Regional
Tak Ada Bukti Curi Helm, Pria Linglung di Bali Tewas Dikeroyok Warga

Tak Ada Bukti Curi Helm, Pria Linglung di Bali Tewas Dikeroyok Warga

Regional
Sempat Melepas Baju Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Pelaku Bantah Lakukan Pencabulan

Sempat Melepas Baju Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Pelaku Bantah Lakukan Pencabulan

Regional
15 Mahasiswa Aceh Terisolasi karena Virus Corona, Plt Gubernur: Tak Ada yang Terpapar

15 Mahasiswa Aceh Terisolasi karena Virus Corona, Plt Gubernur: Tak Ada yang Terpapar

Regional
Rakit Senjata di Asrama dan Kirim 3.000 Amunisi ke Tangerang, Pria Makassar Ditangkap

Rakit Senjata di Asrama dan Kirim 3.000 Amunisi ke Tangerang, Pria Makassar Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X