Heboh Harimau Muncul di Ogan Ilir, BKSDA Sumsel: Kami Hanya Temukan Jejak Babi Hutan

Kompas.com - 07/01/2020, 11:04 WIB
Jejak harimau palsu yang ditemukan BKSDA Seksi Konservasi Wilayah II Lahat, Sumatera Selatan. Banyaknya jejak palsu tersebut saat ini membuat warga resah. ISTIMEWA/BKSDA Seksi Konservasi Wilayah II LahatJejak harimau palsu yang ditemukan BKSDA Seksi Konservasi Wilayah II Lahat, Sumatera Selatan. Banyaknya jejak palsu tersebut saat ini membuat warga resah.

PALEMBANG, KOMPAS.com -  Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA), Sumatera Selatan membantah isu terkait munculnya harimau di Ogan Ilir yang saat ini telah meresahkan masyarakat.

Kepala BKSDA Sumsel Genman Suhefti Hasibuan mengatakan, mereka telah melakukan pengecekan di lokasi yang disebut munculnya harimau.

Dari hasil pemantauan di lapangan, petugas tak menemukan satupun jejak harimau di tempat tersebut.

"Setelah cek jejak satwa, anggota hanya menemukan jejak babi hutan sedangkan jejak harimau tidak ditemukan," kata Genman, Senin (6/1/2019).

Baca juga: Warga Ogan Ilir Mengaku Melihat Harimau di Kebun Jeruknya

Jauh dari lokasi kantong harimau

Genman melanjutkan, Kabupaten Ogan Ilir (OI) sangat jauh dari lokasi kantong harimau di mana jaraknya mencapai 90 kilometer.

Selain itu, kawasan Ogan Ilir pun selama ini tak pernah satu kali pun ada konflik antara harimau dan warga.

"Belum ada laporan ada ternak atau pun warga yang berkonflik dengan harimau di daerah itu," ujarnya.

Meski demikian, Genman mengimbau kepada warga untuk melaporkan kepada BKSDA jika melihat satwa yang dilindungi dan tidak melukai hewan tersebut.

"Tetapi kami tetap meminta Kades agar tidak mengganggu satwa liar dilindungi bila bertemu masyarakat dan segera lapor ke BKSDA," kata dia.

Baca juga: Konflik Harimau Vs Manusia di Sumsel, Gubernur Minta Harimau Ditangkap

Cerita warga lihat harimau

Diberitakan sebelumnya, warga di Kabupaten Ogan Ilir, tepatnya di Desa Serikembang Kecamatan Muara Kuang mengaku melihat dua ekor harimau. 

Kepala Desa Serikembang Badarudin yang dikonfirmasi via telepon  Kamis (2/1/2020) mengatakan, keberadaan harimau itu pertama terlihat pada hari Selasa malam (31/12/2019) di kebun jeruk milik Ustad Mukminin.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Sukiyah yang Miliki Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus Paling Menggetarkan Hati Ardian

Bertemu Sukiyah yang Miliki Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus Paling Menggetarkan Hati Ardian

Regional
KM Wingston Tenggelam di Perairan Kualatanjung, Sumut, 8 Orang Selamat, 3 Hilang

KM Wingston Tenggelam di Perairan Kualatanjung, Sumut, 8 Orang Selamat, 3 Hilang

Regional
Sosok Ardian, Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus: Mantan Residivis Keluar Masuk Penjara

Sosok Ardian, Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus: Mantan Residivis Keluar Masuk Penjara

Regional
Dipaksa Bersetubuh oleh Ayah Kandung, Korban Alami Gangguan Kejiwaan

Dipaksa Bersetubuh oleh Ayah Kandung, Korban Alami Gangguan Kejiwaan

Regional
Ricuh Warga Mandala Medan karena Konflik Sosial, Bukan Agama

Ricuh Warga Mandala Medan karena Konflik Sosial, Bukan Agama

Regional
Faktor Umur, Neneng, Gajah Berusia 55 Tahun di Kebun Binatang Medan Mati

Faktor Umur, Neneng, Gajah Berusia 55 Tahun di Kebun Binatang Medan Mati

Regional
18 TKI Ilegal Gagal ke Malaysia Akibat Kapalnya Tenggelam, 9 Orang Masih Dicari

18 TKI Ilegal Gagal ke Malaysia Akibat Kapalnya Tenggelam, 9 Orang Masih Dicari

Regional
2 Hari Diguyur Hujan Deras, Kabupaten Lahat dan Empat Lawang Diterjang Banjir dan Longsor

2 Hari Diguyur Hujan Deras, Kabupaten Lahat dan Empat Lawang Diterjang Banjir dan Longsor

Regional
Pria Setubuhi Dua Putri Kandung Selama 2 Tahun, Ini Alasannya Baru Terungkap

Pria Setubuhi Dua Putri Kandung Selama 2 Tahun, Ini Alasannya Baru Terungkap

Regional
Keraton Agung Sejagat dan Pentingnya Critical Thinking

Keraton Agung Sejagat dan Pentingnya Critical Thinking

Regional
Kurangi Angka Kebutaan akibat Katarak, Dompet Dhuafa Selenggarakan Operasi Gratis

Kurangi Angka Kebutaan akibat Katarak, Dompet Dhuafa Selenggarakan Operasi Gratis

Regional
Tak Ada Bukti Curi Helm, Pria Linglung di Bali Tewas Dikeroyok Warga

Tak Ada Bukti Curi Helm, Pria Linglung di Bali Tewas Dikeroyok Warga

Regional
Sempat Melepas Baju Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Pelaku Bantah Lakukan Pencabulan

Sempat Melepas Baju Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Pelaku Bantah Lakukan Pencabulan

Regional
15 Mahasiswa Aceh Terisolasi karena Virus Corona, Plt Gubernur: Tak Ada yang Terpapar

15 Mahasiswa Aceh Terisolasi karena Virus Corona, Plt Gubernur: Tak Ada yang Terpapar

Regional
Rakit Senjata di Asrama dan Kirim 3.000 Amunisi ke Tangerang, Pria Makassar Ditangkap

Rakit Senjata di Asrama dan Kirim 3.000 Amunisi ke Tangerang, Pria Makassar Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X