[POPULER NUSANTARA] Grab Digugat Rp 1,12 Miliar oleh Pemilik Kedai | Vonis Anak Bupati Majalengka Tembak Kontraktor

Kompas.com - 01/01/2020, 06:07 WIB
AF Siswi Pondok Pesantren di Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan terduga ibu dari bayi laki laki yang ditemukan meninggal dunia di dalam ember sedang menjalani perawatan. KOMPAS.COM/DONIAF Siswi Pondok Pesantren di Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan terduga ibu dari bayi laki laki yang ditemukan meninggal dunia di dalam ember sedang menjalani perawatan.
Editor Rachmawati

"Karena kami anggap mengalami gangguan jiwa, maka eksekusi jadi terhambat. Eksekusi akan dilakukan jika menurut dokter Sugik sehat mental dan tubuhnya," ujar Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Mohammad Dhofir saat dihubungi, Selasa (31/12/2019).

Baca juga: Hendak Dieksekusi Mati, Pembantai Satu Keluarga di Surabaya Tahun 1995 Alami Gangguan Jiwa

5. Santri buang bayi karena tak kuat menanggung aib

AF (20) siswi pondok pesantren di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan menelantarkan bayi laki-laki yang baru saja dilahirkannya.

Bayi laki-laki itu ditemukan di dasar ember bersama tumpukan baju kotor pada Sabtu (21/12/2019).

Kapolres Magetan AKBP Muhammad Riffai menguak motif AF menelantarkan bayi tersebut hingga tewas.

Riffai menjelaskan, AF tidak ingin menanggung aib atas kehamilannya. Bahkan AF nekat melahirkan sendiri anaknya pada Jumat (20/12/2019) tanpa ada yang membantu.

Dari hasil otopsi diketahui ada luka memar pada bagian hidung bayi dan tewas karena kekurangan oksigen.

Baca juga: Tak Kuat Menanggung Aib, Motif Siswi Pesantren Buang Bayi ke Ember Cucian hingga Tewas

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Achmad Faizal, Fadlan Mukhtar Zain| Editor : Rachmawati, Farid Assifa, David Oliver Purba, Pythag Kurniati)

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajar yang Tersambar Petir Saat Bermain Ponsel Alami Luka Bakar di Wajah

Pelajar yang Tersambar Petir Saat Bermain Ponsel Alami Luka Bakar di Wajah

Regional
Pemain Bola Tersambar Petir, Baru Bertanding 7 Menit, Tubuh Mengeluarkan Asap

Pemain Bola Tersambar Petir, Baru Bertanding 7 Menit, Tubuh Mengeluarkan Asap

Regional
Cari Senjata Korban Kecelakaan Helikopter MI-17, Polda Hubungi Bupati dan Tokoh Masyarakat

Cari Senjata Korban Kecelakaan Helikopter MI-17, Polda Hubungi Bupati dan Tokoh Masyarakat

Regional
Kronologi Penjaga Sarang Burung Walet Tewas di Tangan 10 Perampok, Anak Disandera, Istri Menahan Pintu

Kronologi Penjaga Sarang Burung Walet Tewas di Tangan 10 Perampok, Anak Disandera, Istri Menahan Pintu

Regional
Curi Ponsel Huawei P30 Pro Milik Turis, Pria di Bali Ini Ditangkap

Curi Ponsel Huawei P30 Pro Milik Turis, Pria di Bali Ini Ditangkap

Regional
Surya Paloh: Pilkada Medan, Sampai Hari Ini Bobby yang Terbaik...

Surya Paloh: Pilkada Medan, Sampai Hari Ini Bobby yang Terbaik...

Regional
Awalnya Ingin Bantu Ibu Berjualan, Agung Malah Banjir Pesanan Robot Pembuat Telur Dadar

Awalnya Ingin Bantu Ibu Berjualan, Agung Malah Banjir Pesanan Robot Pembuat Telur Dadar

Regional
Hilang 15 Hari, Kakek Ini Tewas dengan Isi Perut Hilang

Hilang 15 Hari, Kakek Ini Tewas dengan Isi Perut Hilang

Regional
Oknum Polisi hingga Sipir Lapas Malah Jadi Kurir Narkoba Jaringan Internasional, Ini Kata Pakar

Oknum Polisi hingga Sipir Lapas Malah Jadi Kurir Narkoba Jaringan Internasional, Ini Kata Pakar

Regional
Sejak Ada Robot Pembuat Telur Dadar, Wajah Ibu Agung Tak Perlu Didekatkan ke Wajan, Omzet Pun Meningkat

Sejak Ada Robot Pembuat Telur Dadar, Wajah Ibu Agung Tak Perlu Didekatkan ke Wajan, Omzet Pun Meningkat

Regional
Komunitas 'Sampah Cantik' Tasikmalaya Sulap Sungai Kumuh Jadi Taman Warna Warni

Komunitas "Sampah Cantik" Tasikmalaya Sulap Sungai Kumuh Jadi Taman Warna Warni

Regional
Tiga Anak di Bawah Umur Jadi Pelaku Curanmor, Satu di Antaranya Residivis

Tiga Anak di Bawah Umur Jadi Pelaku Curanmor, Satu di Antaranya Residivis

Regional
Seorang Remaja Tewas Tersambar Petir dalam Pertandingan Sepak Bola

Seorang Remaja Tewas Tersambar Petir dalam Pertandingan Sepak Bola

Regional
Pagi Ini di Tol Cipularang Diberlakukan Pemisahaan Lajur Mulai KM 118+800 hingga KM 118+500

Pagi Ini di Tol Cipularang Diberlakukan Pemisahaan Lajur Mulai KM 118+800 hingga KM 118+500

Regional
'Sekarang Hanya Doa yang Bisa Pecahkan Masalah Air di Batam'

"Sekarang Hanya Doa yang Bisa Pecahkan Masalah Air di Batam"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X