[POPULER NUSANTARA] Grab Digugat Rp 1,12 Miliar oleh Pemilik Kedai | Vonis Anak Bupati Majalengka Tembak Kontraktor

Kompas.com - 01/01/2020, 06:07 WIB
ilustrasi penjara(Shutterstock) KOMPAS.COM/HANDOUTilustrasi penjara(Shutterstock)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Widhiantoro pemilik kedai kopi Kopigrafi di Purwokerto menggugat PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab) senilai Rp 1,12 miliar atas munculnya toko fiktif pada aplikasi Grab Food yang mengatasnamakan Kopigrafi.

Gugatan dilakukan karena omzetnya rugi 50 persen disebabkan karena toko fiktif menjual sate babi.

Sementara di Majalengka, anak Bupati Majalengka Karna Sobahi, Irfan Nur Alam divonis 1 bulan 15 hari dan denda Rp 4.500 karena terbukti terlibat dalam penembakan seorang pengusaha kontraktor.

Setelah dikurangi masa tahanan, Irfan dan dua rekannya langsung bebas setelah vonis.

Berikut lima berita populer nusantar selengkapnya:

1. Bunuh sopir taksi online yang tabrak ponakan

Abib Samudra (36) dan Sulaiman (37) dua pelaku perampokan serta pembunuhan terhadap Ruslan Sani (43) yang merupakan sopir taksi online, saat berada di Polresta Palembang, Senin (30/12/2019).KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA Abib Samudra (36) dan Sulaiman (37) dua pelaku perampokan serta pembunuhan terhadap Ruslan Sani (43) yang merupakan sopir taksi online, saat berada di Polresta Palembang, Senin (30/12/2019).
Di Palembang, Samudra alias Iwan (40) ditangkap polisi karena membunuh Ruslan Sani (43) sopir taksi online yang telah menabrak keponakannya beberapa waktu lalu di Flayover Jakabaring.

Saat melakukan pembunuhan, Iwan dibantu rekannya yang bernama Sulaiman.

Iwan dan Sulaiman menusuk Ruslan menggunakan pisau yang dikeluarkan Rusaln untuk mempertahankan diri.

Akibat kejadian tersebut Ruslan tewas dengan 13 luka tusukan.

Dua pelaku tersebut kemudian membuang mayat Ruslan di salah satu jalan. Namun aksinya diketahui warga dan berhasil ditangkap setelah sempar berupata melarikan diri.

"Kedua pelaku lalu membawa korban ke daerah Perumahan Griya Asri untuk dibuang. Namun pada saat akan membuang korban di tengah jalan, aksi tersebut diketahui oleh masyarakat sekitar dan pelaku berupaya melarikan diri," kata Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji saat dihubungi, Minggu (29/12/2019).

Baca juga: Dendam Sang Paman, Ponakan jadi Korban Tabrakan, Cari Sopir Taksi hingga Batalkan 20 Pesanan

2. Tanggapan grab dituntut Rp 1,12 miliar

Kuasa Hukum Widhiantoro, Joko Susanto, menunjukkan salinan tangkapan layar akun Grabe fiktif (kanan) dan akun asli kedai Kopigrafi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (27/12/2019).KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN Kuasa Hukum Widhiantoro, Joko Susanto, menunjukkan salinan tangkapan layar akun Grabe fiktif (kanan) dan akun asli kedai Kopigrafi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (27/12/2019).
Pemilik Kedai Kopigrafi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Widhiantoro menggugat PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab) senilai Rp 1,12 miliar atas munculnya toko fiktif pada aplikasi Grab Food yang mengatasnamakan Kopigrafi.

Menanggapi hal tersebut, Hadi Surya Koe Head of Marketing GrabFood Indonesia mengatakan telah menerima laporan itu pada Juli 2019.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Sukiyah yang Miliki Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus Paling Menggetarkan Hati Ardian

Bertemu Sukiyah yang Miliki Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus Paling Menggetarkan Hati Ardian

Regional
KM Wingston Tenggelam di Perairan Kualatanjung, Sumut, 8 Orang Selamat, 3 Hilang

KM Wingston Tenggelam di Perairan Kualatanjung, Sumut, 8 Orang Selamat, 3 Hilang

Regional
Sosok Ardian, Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus: Mantan Residivis Keluar Masuk Penjara

Sosok Ardian, Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus: Mantan Residivis Keluar Masuk Penjara

Regional
Dipaksa Bersetubuh oleh Ayah Kandung, Korban Alami Gangguan Kejiwaan

Dipaksa Bersetubuh oleh Ayah Kandung, Korban Alami Gangguan Kejiwaan

Regional
Ricuh Warga Mandala Medan karena Konflik Sosial, Bukan Agama

Ricuh Warga Mandala Medan karena Konflik Sosial, Bukan Agama

Regional
Faktor Umur, Neneng, Gajah Berusia 55 Tahun di Kebun Binatang Medan Mati

Faktor Umur, Neneng, Gajah Berusia 55 Tahun di Kebun Binatang Medan Mati

Regional
18 TKI Ilegal Gagal ke Malaysia Akibat Kapalnya Tenggelam, 9 Orang Masih Dicari

18 TKI Ilegal Gagal ke Malaysia Akibat Kapalnya Tenggelam, 9 Orang Masih Dicari

Regional
2 Hari Diguyur Hujan Deras, Kabupaten Lahat dan Empat Lawang Diterjang Banjir dan Longsor

2 Hari Diguyur Hujan Deras, Kabupaten Lahat dan Empat Lawang Diterjang Banjir dan Longsor

Regional
Pria Setubuhi Dua Putri Kandung Selama 2 Tahun, Ini Alasannya Baru Terungkap

Pria Setubuhi Dua Putri Kandung Selama 2 Tahun, Ini Alasannya Baru Terungkap

Regional
Keraton Agung Sejagat dan Pentingnya Critical Thinking

Keraton Agung Sejagat dan Pentingnya Critical Thinking

Regional
Kurangi Angka Kebutaan akibat Katarak, Dompet Dhuafa Selenggarakan Operasi Gratis

Kurangi Angka Kebutaan akibat Katarak, Dompet Dhuafa Selenggarakan Operasi Gratis

Regional
Tak Ada Bukti Curi Helm, Pria Linglung di Bali Tewas Dikeroyok Warga

Tak Ada Bukti Curi Helm, Pria Linglung di Bali Tewas Dikeroyok Warga

Regional
Sempat Melepas Baju Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Pelaku Bantah Lakukan Pencabulan

Sempat Melepas Baju Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Pelaku Bantah Lakukan Pencabulan

Regional
15 Mahasiswa Aceh Terisolasi karena Virus Corona, Plt Gubernur: Tak Ada yang Terpapar

15 Mahasiswa Aceh Terisolasi karena Virus Corona, Plt Gubernur: Tak Ada yang Terpapar

Regional
Rakit Senjata di Asrama dan Kirim 3.000 Amunisi ke Tangerang, Pria Makassar Ditangkap

Rakit Senjata di Asrama dan Kirim 3.000 Amunisi ke Tangerang, Pria Makassar Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X