Frustasi, Alasan Anak Wakil Bupati Banyuasin Pakai Sabu Selama Setahun

Kompas.com - 29/11/2019, 18:19 WIB
Tersangka SG (36) anak Wakil Bupati Banyuasin yang tertangkap pesta sabu bersama rekannya IY (34). Keduanya ditangkap saat sedang mengkonsumsi sabu di mess Pemerintah Kabupaten Banyuasin. KOMPAS.COM/AJI YK PUTRATersangka SG (36) anak Wakil Bupati Banyuasin yang tertangkap pesta sabu bersama rekannya IY (34). Keduanya ditangkap saat sedang mengkonsumsi sabu di mess Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

PALEMBANG, KOMPAS.com - SG (36), anak Wakil Bupati Banyuasin mengaku nekat mengonsumsi sabu sejak satu tahun lalu itu karena frustasi ibunya, Maria Rohmina meninggal dunia.

Almarhumah mengalami serangan darah tinggi dan dirawat selama delapan hari di Rumah Sakit Medistra Gatot Subroto Jakarta.

 

"Saya baru pakai setahun ini, sejak ibu meninggal. Saya frustasi, maaf atas kesalahan saya," kata SG, saat mengakui perbuatannya, Jumat (29/11/2019).

Baca juga: Terbukti Gunakan Sabu, Anak Wakil Bupati Banyuasin Jadi Tersangka

SG mengatakan, sejak ibunya Maria Rohmina meninggal pada Selasa (4/12/2018) lalu, dia kerap menggunakan narkoba bersama pegawai honorer Pemkab Banyuasin, Indra Yani termasuk di mess milik pemerintah setempat.

Karena aksinya itu, SG juga meminta maaf kepada keluarga besarnya, terutama Slamet Somosentono, sang ayah kandung yang menjabat sebagai Wakil Bupati atas ulahnya tersebut.

"Saya sudah bikin malu keluarga, mohon maaf untuk seluruh keluarga besar," ujarnya.

Baca juga: Anak Wakil Bupati Banyuasin Pakai Fasilitas Negara untuk Pesta Sabu, Gubernur Sumsel Berang

Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar mengatakan, dari hasil pemeriksaan laboratorium forensik, SG terbukti telah melakukan penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

"Hasil tes urine positif, sehingga statusnya dinaikkan menjadi tersangka," kata Danny.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 112 Ayat 1 Subsider Pasal 127 Ayat 1 huruf a Junto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika

"Ancaman hukuman 13 tahun penjara dan denda maksimal Rp 8 miliar," ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Guru Mengaji Pelaku Pencabulan Anak Ditangkap

Guru Mengaji Pelaku Pencabulan Anak Ditangkap

Regional
Duduk Perkara Kepala Dusun Ancam Ratusan Warga, Bermula dari Upah Proyek Bronjong

Duduk Perkara Kepala Dusun Ancam Ratusan Warga, Bermula dari Upah Proyek Bronjong

Regional
Soal Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Pemkot: Kami Berusaha Tak Terjadi, Siapa yang Inginkan Itu

Soal Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Pemkot: Kami Berusaha Tak Terjadi, Siapa yang Inginkan Itu

Regional
Dugaan Pencemaran Nama Baik Anggota DPR RI, Giliran Bupati Agam Diperiksa Polisi

Dugaan Pencemaran Nama Baik Anggota DPR RI, Giliran Bupati Agam Diperiksa Polisi

Regional
Kronologi Terbongkarnya Pemerkosaan Gadis 18 Tahun oleh 5 Pemuda, Berawal dari Video yang Menyebar di WhatsApp

Kronologi Terbongkarnya Pemerkosaan Gadis 18 Tahun oleh 5 Pemuda, Berawal dari Video yang Menyebar di WhatsApp

Regional
Curhat Pasien Positif Corona 30 Hari di Ruang Isolasi, Tidak Ada Air Putih hingga Tak Terkena Matahari

Curhat Pasien Positif Corona 30 Hari di Ruang Isolasi, Tidak Ada Air Putih hingga Tak Terkena Matahari

Regional
Hingga 28 Mei, Karawang Lakukan 8.000 Rapid Test dan 756 Tes Swab

Hingga 28 Mei, Karawang Lakukan 8.000 Rapid Test dan 756 Tes Swab

Regional
Kesal Diputus, Mahasiswa di Banyumas Sebar Foto Bugil Mantan Pacarnya

Kesal Diputus, Mahasiswa di Banyumas Sebar Foto Bugil Mantan Pacarnya

Regional
50.873 Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Rp 1,8 Juta

50.873 Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Rp 1,8 Juta

Regional
Wali Kota Beri Kelonggaran, Hari Ini Masjid Agung Batam Gelar Shalat Jumat Berjemaah

Wali Kota Beri Kelonggaran, Hari Ini Masjid Agung Batam Gelar Shalat Jumat Berjemaah

Regional
ASN Akan Jadi yang Pertama Menerapkan New Normal di Kepri

ASN Akan Jadi yang Pertama Menerapkan New Normal di Kepri

Regional
Selundupkan 25 Paket Kantong Semar ke Taiwan, Dua Pria Ini Ditangkap

Selundupkan 25 Paket Kantong Semar ke Taiwan, Dua Pria Ini Ditangkap

Regional
Polres Cianjur Tangkap Pegawai Swasta yang Hina  Jokowi soal Status Kelulusan di UGM

Polres Cianjur Tangkap Pegawai Swasta yang Hina Jokowi soal Status Kelulusan di UGM

Regional
Ruslan Buton Pecatan TNI yang Minta Jokowi Mundur di Tengah Pandemi Ditangkap Polisi

Ruslan Buton Pecatan TNI yang Minta Jokowi Mundur di Tengah Pandemi Ditangkap Polisi

Regional
Cerita Penjual Gudeg di Yogyakarta Jualan Saat Pandemi, Tetap Laris karena Gunakan 'Face Shield'

Cerita Penjual Gudeg di Yogyakarta Jualan Saat Pandemi, Tetap Laris karena Gunakan "Face Shield"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X