Sumsel Ingin Jadi Provinsi Religius, Bikin Program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz

Kompas.com - 29/11/2019, 08:58 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menjamin keamanan seluruh warga Papua yang ada di Sumsel, pasca bentrokan yang terjadi di Jawa Timur. KOMPAS.COM/AJI YULIANTO KASRIADI PUTRAGubernur Sumatera Selatan Herman Deru menjamin keamanan seluruh warga Papua yang ada di Sumsel, pasca bentrokan yang terjadi di Jawa Timur.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan mendirikan rumah tahfidz di setiap desa di 17 Kabupaten/kota.

Didirikannya rumah tahfidz tersebut, sebagai salah satu program untuk membentuk mental dan spritual bagi anak-anak muda terutama di seluruh desa.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, Sumsel adalah Provinsi pertama di Indonesia yang mempunyai lembaga pengurus rumah Tahfidz yang dikoordinir secara terstruktur dengan baik.

Selain itu, dengan adanya rumah tahfidz di setiap desa, Sumsel akan menjadi salah satu provinsi yang religius.

 Baca juga: Wakil Bupati Muara Enim Disebut Ikut Terima Suap, Ini Kata Gubernur Sumsel

"Semoga apa yang kita inginkan, akan dapat terealisasi dan cita-cita kita menjadikan Sumsel yang religius sehingga mampu menghasilkan generasi muda yang mampu membaca dan menjadi penghapal serta cinta Al Quran," kata Herman Deru, Kamis (28/11/2019).

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro (Karo) Kesra Setda Provinsi Sumsel M Iqbal Alisyabhana menambahkan, saat ini mereka akan mendata seluruh rumah tahfidz di seluruh pelosok Sumsel.

Data tersebut, nantinya akan menjadi bahan kajian Kebijakan pemerintah setempat dalam menentukan langkah-langkah strategis untuk program satu desa satu Rumah tahfidz .

"Kita akan lakukan pendataan ulang penyelengaraan kegiatan Tahfidz Al Quran yang ada di Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan, baik yang sudah teregistrasi maupun yang belum teregistrasi. Setelah itu, Pemprov akan mengambil langkah seperti apa kedepannya merealisasikan program ini,"  ujar Iqbal.

Baca juga: Kapolda Sumsel Terpilih Jadi Ketua KPK, Ini Kata Gubernur Herman Deru

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 29 Mei: Pasien Positif Covid-19 di Kota Sorong Mencapai 54 Kasus

UPDATE 29 Mei: Pasien Positif Covid-19 di Kota Sorong Mencapai 54 Kasus

Regional
Update Covid-19 Salatiga: Tambah 2 Kasus Positif, Tertular Saat Ronda

Update Covid-19 Salatiga: Tambah 2 Kasus Positif, Tertular Saat Ronda

Regional
Terima Kasih Pembaca Kompas.com, Kakak Beradik Lumpuh di Tegal Terima Kebutuhan Pokok

Terima Kasih Pembaca Kompas.com, Kakak Beradik Lumpuh di Tegal Terima Kebutuhan Pokok

Regional
Tidak Pakai Masker, Warga Dihukum Push Up dan Nyanyi Lagu Indonesia Raya

Tidak Pakai Masker, Warga Dihukum Push Up dan Nyanyi Lagu Indonesia Raya

Regional
47 Pegawai RSUD Pontianak Dinyatakan Negatif Corona

47 Pegawai RSUD Pontianak Dinyatakan Negatif Corona

Regional
Manggarai Timur, NTT, Nol Kasus Covid-19, Ini Kuncinya

Manggarai Timur, NTT, Nol Kasus Covid-19, Ini Kuncinya

Regional
Fakta Penemuan Kerangka Manusia di Bogor, Berawal dari Menggali Septic Tank hingga Ditemukan Barang Antik

Fakta Penemuan Kerangka Manusia di Bogor, Berawal dari Menggali Septic Tank hingga Ditemukan Barang Antik

Regional
Satu Karyawannya Positif Corona, Pusat Perbelanjaan di Ciamis Ditutup Sementara

Satu Karyawannya Positif Corona, Pusat Perbelanjaan di Ciamis Ditutup Sementara

Regional
Diduga Depresi karena Stroke, Ayah Bacok Anak Kandungnya Sendiri

Diduga Depresi karena Stroke, Ayah Bacok Anak Kandungnya Sendiri

Regional
1 RW Terasing karena 9 Orang Positif Covid-19, Ketua RW: Warga Kami Ditolak Saat Beraktivitas

1 RW Terasing karena 9 Orang Positif Covid-19, Ketua RW: Warga Kami Ditolak Saat Beraktivitas

Regional
Kisah Pilu Bayi Tsamara, Digigit Kutu Kucing Saat 4 Bulan, Meninggal Dunia di Usia 1 Tahun

Kisah Pilu Bayi Tsamara, Digigit Kutu Kucing Saat 4 Bulan, Meninggal Dunia di Usia 1 Tahun

Regional
Fokus Tuntaskan Wabah Virus Corona, Bali Belum Berencana Buka Pariwisata

Fokus Tuntaskan Wabah Virus Corona, Bali Belum Berencana Buka Pariwisata

Regional
Delapan Polisi yang Pukuli Warga dengan Rotan karena Tak Pakai Masker Ditahan

Delapan Polisi yang Pukuli Warga dengan Rotan karena Tak Pakai Masker Ditahan

Regional
Kesulitan Jawab Soal Matematika, Wayan Arta 3 Kali Gagal Lolos Program Kartu Prakerja: Daftarnya Susah

Kesulitan Jawab Soal Matematika, Wayan Arta 3 Kali Gagal Lolos Program Kartu Prakerja: Daftarnya Susah

Regional
KPU Solo Tunggu Perubahan PKPU untuk Lanjutkan Tahapan Pilkada Serentak 2020

KPU Solo Tunggu Perubahan PKPU untuk Lanjutkan Tahapan Pilkada Serentak 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X