Anak Wakil Bupati Banyuasin Pakai Fasilitas Negara untuk Pesta Sabu, Gubernur Sumsel Berang

Kompas.com - 28/11/2019, 12:58 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru saat berada di Griya Agung Palembang, Selasa (4/9/2019). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAGubernur Sumsel Herman Deru saat berada di Griya Agung Palembang, Selasa (4/9/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru terlihat berang mengetahui mess miliki pemerintah daerah digunakan sebagai tempat untuk pesta sabu oleh SG yang diketahui merupakan anak Wakil Bupati Banyuasin.

Menurut Herman, pemerintah provinsi Sumsel akan meminta inspektorat untuk melakukan monitoring terkait adanya penyalahgunaan fasilitas negara di luar fungsi. Hasil dari monitoring tersebut, akan dilaporkan langsung kepada Gubernur Sumsel.

"Ini warning kepada penyelanggara negara, apapun dia, siapapun dia, dimana levelnya, dimana bertugas, jangan pernah menggunakan fasilitas negara untuk kegiatan yang melanggar,"tegas Herman.

Herman pun enggan berkomentar lebih jauh, soal keterlibatan SG yang tertangkap sedang berpesta sabu. Ia menyerahkan seluruh kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

 Baca juga: Polisi Buru Pemasok Narkoba ke Anak Wakil Bupati Banyuasin

"Anaknya (Wakil Bupati), tidak ada dalam peraturan, yang ada yang bersangkutan (Bupati).Anaknya pidana murni saja,"ujarnya.

Selain itu, Herman mengimbau kepada seluruh jajarannya untuk bekerja sesuai tupoksi masing-masing sehingga tidak melakukan pelanggaran terlebih lagi penyalahgunaan fasilitas milik negara.

"Kepada seluruh jajaran, untuk menjauhi hal yang terlarang, bukan jauh dari kita saja tapi juga jauh dari keluarga kita," imbuhnya.

Tertangkap saat pest sabu

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja inisial SG yang diketahui putra kandung Wakil Bupati Banyuasin, ditangkap pihak kepolisian setempat lantaran diduga melakukan pesta sabu bersama rekannya.

Informasi yang dihimpun, penangkapan tersebut berlangsung pada Senin (25/11/2019) kemarin di Mess Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Anak Wakil Bupati Banyuasin yang Diduga Sedang Pesta Sabu

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, penangkapan itu bermula saat petugas mendapatkan informasi dari masyarakat yang mengakut resah atas tindakan mencurigakan dilokasi tersebut.

"Setelah digerbek, kita amankan pria inisial SG bersama rekannya. SG ini memang benar anak Wakil Bupati Banyuasin. Mereka diduga pesta sabu," kata Supriadi, Selasa (26/11/2019).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecanduan Game Online, Pemuda di Kebumen Curi Gabah Setiap Ingin ke Warnet

Kecanduan Game Online, Pemuda di Kebumen Curi Gabah Setiap Ingin ke Warnet

Regional
Guru Mengaji Pelaku Pencabulan Anak Ditangkap

Guru Mengaji Pelaku Pencabulan Anak Ditangkap

Regional
Duduk Perkara Kepala Dusun Ancam Ratusan Warga, Bermula dari Upah Proyek Bronjong

Duduk Perkara Kepala Dusun Ancam Ratusan Warga, Bermula dari Upah Proyek Bronjong

Regional
Soal Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Pemkot: Kami Berusaha Tak Terjadi, Siapa yang Inginkan Itu

Soal Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Pemkot: Kami Berusaha Tak Terjadi, Siapa yang Inginkan Itu

Regional
Dugaan Pencemaran Nama Baik Anggota DPR RI, Giliran Bupati Agam Diperiksa Polisi

Dugaan Pencemaran Nama Baik Anggota DPR RI, Giliran Bupati Agam Diperiksa Polisi

Regional
Kronologi Terbongkarnya Pemerkosaan Gadis 18 Tahun oleh 5 Pemuda, Berawal dari Video yang Menyebar di WhatsApp

Kronologi Terbongkarnya Pemerkosaan Gadis 18 Tahun oleh 5 Pemuda, Berawal dari Video yang Menyebar di WhatsApp

Regional
Curhat Pasien Positif Corona 30 Hari di Ruang Isolasi, Tidak Ada Air Putih hingga Tak Terkena Matahari

Curhat Pasien Positif Corona 30 Hari di Ruang Isolasi, Tidak Ada Air Putih hingga Tak Terkena Matahari

Regional
Hingga 28 Mei, Karawang Lakukan 8.000 Rapid Test dan 756 Tes Swab

Hingga 28 Mei, Karawang Lakukan 8.000 Rapid Test dan 756 Tes Swab

Regional
Kesal Diputus, Mahasiswa di Banyumas Sebar Foto Bugil Mantan Pacarnya

Kesal Diputus, Mahasiswa di Banyumas Sebar Foto Bugil Mantan Pacarnya

Regional
50.873 Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Rp 1,8 Juta

50.873 Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Rp 1,8 Juta

Regional
Wali Kota Beri Kelonggaran, Hari Ini Masjid Agung Batam Gelar Shalat Jumat Berjemaah

Wali Kota Beri Kelonggaran, Hari Ini Masjid Agung Batam Gelar Shalat Jumat Berjemaah

Regional
ASN Akan Jadi yang Pertama Menerapkan New Normal di Kepri

ASN Akan Jadi yang Pertama Menerapkan New Normal di Kepri

Regional
Selundupkan 25 Paket Kantong Semar ke Taiwan, Dua Pria Ini Ditangkap

Selundupkan 25 Paket Kantong Semar ke Taiwan, Dua Pria Ini Ditangkap

Regional
Polres Cianjur Tangkap Pegawai Swasta yang Hina  Jokowi soal Status Kelulusan di UGM

Polres Cianjur Tangkap Pegawai Swasta yang Hina Jokowi soal Status Kelulusan di UGM

Regional
Ruslan Buton Pecatan TNI yang Minta Jokowi Mundur di Tengah Pandemi Ditangkap Polisi

Ruslan Buton Pecatan TNI yang Minta Jokowi Mundur di Tengah Pandemi Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X