Soal Status Hukum Anak Wabup Banyuasin, Polisi Tunggu Hasil Uji Narkoba

Kompas.com - 27/11/2019, 14:09 WIB
Ilustrasi sabu. SHUTTERSTOCKIlustrasi sabu.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Polres Banyuasin belum mengumumkan status hukum SG yang merupakan anak Wakil Bupati Banyuasin.

SG sebelumnya ditangkap ketika sedang melakukan pesta sabu di salah satu mess Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Kapolres Banyuasin ABKP Danny Sianipar menjelaskan, penyidik saat ini sedang menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik terkait narkoba yang digunakan oleh SG.

"Kami butuh waktu 6x24 jam untuk menaikkan status SG sebagai tersangka, karena menunggu hasil lab untuk pemeriksaan darah dan bong. Saat ini statusnya masih terperiksa," kata Donny di Mapolda Sumsel, Rabu (27/11/2019).


Baca juga: Kronologi Penangkapan Anak Wakil Bupati Banyuasin yang Diduga Sedang Pesta Sabu

Donny menerangkan, SG bisa saja ditetapkan sebagai tersangka jika polisi mendapatkan bukti yang kuat.

Sebab, ketika penggerbekan berlangsung, polisi tidak menemukan barang bukti sabu, hanya sebatas alat isap.

"Kalau urinenya sudah positif. Tapi kita masih butuh hasil tes darah. Jika hasil larboratorium keluar, kita akan gelar perkara, kita sidik dan dijadikan tersangka," ujar Donny.

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja berinisial SG yang diketahui sebagai anak Wakil Bupati Banyuasin, ditangkap pihak kepolisian setempat lantaran diduga melakukan pesta sabu bersama rekannya.

Baca juga: Saat Ditangkap, Perampok terhadap Warga Jepang di Bali Hendak Kabur ke Medan

Informasi yang dihimpun, penangkapan tersebut berlangsung pada Senin (25/11/2019), di Mess Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kepala Bidang Hubungan Masyrakat Polda Sumsel Kombes Supriadi membenarkan kejadian tersebut.

Menurut dia, penangkapan itu bermula saat petugas mendapatkan informasi dari masyarakat yang mengakut resah atas tindakan mencurigakan di lokasi tersebut.

"Setelah digerbek, kita amankan pria inisial SG bersama rekannya. SG ini memang benar anak Wakil Bupati Banyuasin. Mereka diduga pesta sabu," kata Supriadi, Selasa kemarin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diguyur Hujan Deras, 94 KK di Bitung Terdampak Banjir

Diguyur Hujan Deras, 94 KK di Bitung Terdampak Banjir

Regional
Kesal Ditegur, 3 Warga di Makassar Tikam Petugas Siskamling

Kesal Ditegur, 3 Warga di Makassar Tikam Petugas Siskamling

Regional
Gerebek Gudang Penyimpanan Narkotika di Medan, BNN Sita Puluhan KIlogram Sabu

Gerebek Gudang Penyimpanan Narkotika di Medan, BNN Sita Puluhan KIlogram Sabu

Regional
17.000 Pelanggan PDAM Lamongan Terdampak Sungai Bengawan Solo yang Tercemar

17.000 Pelanggan PDAM Lamongan Terdampak Sungai Bengawan Solo yang Tercemar

Regional
Pelaku Teror Bom di Palembang ternyata Seorang Pelajar SMA

Pelaku Teror Bom di Palembang ternyata Seorang Pelajar SMA

Regional
Sempat Surut, Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga di Rokan Hulu Riau

Sempat Surut, Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga di Rokan Hulu Riau

Regional
4 Fakta Wanita Tewas di Sebuah Indekos di Medan, Cemburu hingga Dibunuh Kekasih

4 Fakta Wanita Tewas di Sebuah Indekos di Medan, Cemburu hingga Dibunuh Kekasih

Regional
Polisi yang Terluka di Depan Bank Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Polisi yang Terluka di Depan Bank Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Regional
18 Tahun Kakak Beradik Memilih Mengurung Diri di Rumah, Kulit Melepuh Saat Terkena Matahari

18 Tahun Kakak Beradik Memilih Mengurung Diri di Rumah, Kulit Melepuh Saat Terkena Matahari

Regional
Polisi yang Ditemukan Terluka di Depan Bank Ternyata Dibacok Anggota TNI

Polisi yang Ditemukan Terluka di Depan Bank Ternyata Dibacok Anggota TNI

Regional
Angin Kencang Sebabkan 70 Rumah Rusak di Ungaran

Angin Kencang Sebabkan 70 Rumah Rusak di Ungaran

Regional
Kronologi Nelayan Kepiting Tewas dengan Setengah Badan Diduga Dimangsa Buaya

Kronologi Nelayan Kepiting Tewas dengan Setengah Badan Diduga Dimangsa Buaya

Regional
Bengawan Solo Tercemar, Air PDAM Lamongan Berubah Keruh

Bengawan Solo Tercemar, Air PDAM Lamongan Berubah Keruh

Regional
Korupsi Dana Desa, Pelarian Mantan Kades Berakhir di Tangan Polisi

Korupsi Dana Desa, Pelarian Mantan Kades Berakhir di Tangan Polisi

Regional
BPBD Tunggu Kajian Badan Geologi Terkait Gerakan Tanah di Bandung Barat

BPBD Tunggu Kajian Badan Geologi Terkait Gerakan Tanah di Bandung Barat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X