Ibu yang Memasukkan Bayi ke Mesin Cuci Sembunyikan Kehamilan Selama Bekerja

Kompas.com - 06/11/2019, 15:03 WIB
Tersangka ST (36) ibu yang tega memasukkan bayinya ke dalam mesin cuci hingga tewas saat dihadirkan di Polresta Palembang. KOMPAS.com/AJI YK PUTRATersangka ST (36) ibu yang tega memasukkan bayinya ke dalam mesin cuci hingga tewas saat dihadirkan di Polresta Palembang.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Tersangka ST (36), seorang ibu yang tega memasukkan bayinya ke mesin cuci hingga tewas, saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polresta Palembang.

ST bekerja sebagai asisten rumah tangga di kediaman Ferdyta Azhar di Jalan Telaga, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan.

Selama bekerja, rekan ST yang lain tidak mengetahui bahwad ia telah mengandung bayi hasil hubungan gelapnya bersama pacar.

Firdaus Hasbullah kuasa hukum keluarga majikan ST menyatakan, ST menyembunyikan kehamilannya dengan menggunakan stagen selama bekerja.

Dengan begitu, kondisi perut ST pun tak terlihat seperti orang yang sedang hamil.

"Dia sudah enam bulan bekerja disini. Perutnya itu ditutup pakai stagen, untuk menutupi kehamilannya," kata Fidaus.

Baca juga: Di Balik Kisah Ibu yang Masukkan Bayi ke Mesin Cuci hingga Tewas, Tidak Ada Niat Bunuh Anak

Menurut Firdaus, ST yang merupakan warga Belitang, OKU Timur, Sumsel tersebut disalurkan oleh agensi asisten rumah tangga dari Jakarta.

Namun, memasuki November 2019, ST diminta untuk menjadi baby sitter.

Firdaus menjelaskan, pihak keluarga dari Azhar sangat terkejut mendengar bahwa ST melahirkan di rumah mereka.

Terlebih lagi, mengetahui bahwa bayi yang dilahirkan tersebut dimasukkan ke dalam mesin cuci.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X