Duduk Perkara Ibu Masukkan Bayi di Mesin Cuci hingga Tewas

Kompas.com - 06/11/2019, 05:51 WIB
Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah saat melakukan gelar perkara kasus penganiayaan seorang bayi yang dilakukan oleh ST (36) yang tak lain adalah ibunya sendiri.Bayi tersebut, tewas setelah dimasukkan ST ke dalam mesin cuci, Selasa (5/11/2019). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAKapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah saat melakukan gelar perkara kasus penganiayaan seorang bayi yang dilakukan oleh ST (36) yang tak lain adalah ibunya sendiri.Bayi tersebut, tewas setelah dimasukkan ST ke dalam mesin cuci, Selasa (5/11/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kediaman pribadi Ferdyta Azhar anak kedua Ishak Mekki mantan Gubernur Sumatera Selatan, periode 2013-2018, di Jalan Telaga, Nomor 9, RT 41, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I , Palembang mendadak menjadi perbincangan.

Sebab, ST (36) yang merupakan Asisten Rumah Tangga (ART) di rumah Ferdyta, tega membunuh bayinya sendiri dengan cara memasukkan anaknya tersebut ke dalam mesin cuci.

Peristiwa itu terungkap setelah jenazah bayi yang baru dilahirkan tersebut dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk dilakukan visum, setelah sebelum pihak dari keluarga Ferdyta membuat laporan ke polisi.

Mengeluh sakit perut

Kuasa Hukum Keluarga Ishak Mekki, Doktor Suharyono mengatakan, kejadian tersebut berlangsung pada pukul 11.00WIB, Senin (4/11/2019) kemarin. 

Baca juga: Bayi yang Baru Lahir Tewas setelah Dimasukkan ke Mesin Cuci

Mulanya, ST mengaku sakit perut dan minta dibawakan handuk oleh rekannya. Setelah itu, ST pun keluar dalam keadaan pucat. 

Sementara, rekan ST yang melihat keadaannya lemah, langsung memberikan pertolongan untuk di bawa ke rumah sakit. 

Namun, saat hendak mencari identitas ST di dalam kamar, rekannya tersebut mendengar tangisan suara bayi yang didapati berada di dalam mesin cuci. 

"Mesin cuci waktu itu dalam keadaan hidup dan dibuka terdapat keresek hitam ditutup handuk dan ternyata adalah bayi," kata Suharyono, Selasa (5/11/2019).

Suharyono mengatakan, saat bayi itu ditemukan, mereka sempat membawanya ke Rumah Sakit (RS) Siloam untuk menjalani perawatan. Namun, kondisi bayi itu makin melemah hingga akhirnya meningal.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X