Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Mengikuti Diksar Menwa, Tetapkan 3 Tersangka hingga Minta Dihukum Mati

Kompas.com - 05/11/2019, 06:54 WIB
Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli mengajakberbincang ketiga tersangka pelaku kekerasan terhadap rekan sesama mahasiswa dari salah satu universitas swasta di Palembang saat kegiatan diksar menwa yang menyebakan korban meningga dunia oktober lalu AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGKapolda Sumsel Irjen Pol Firli mengajakberbincang ketiga tersangka pelaku kekerasan terhadap rekan sesama mahasiswa dari salah satu universitas swasta di Palembang saat kegiatan diksar menwa yang menyebakan korban meningga dunia oktober lalu

KOMPAS.com - Setelah melakukan pemeriksaan, polisi akhirnya menetapkan tiga tersangka dalam kasus tewasnya Muhammad Akbar, mahasiswa Universitas Taman Siswa (Unitas) saat mengikuti Pendidikan Dasar Resimen Mahasiswa ( Diksar Menwa) di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan (Sumsel), Oktober lalu.

Ketiganya merupakan panitia diksar sekaligus senior korban yakni R, IS, dan KI.

Penetapan ketiga tersangka oleh polisi berdasarkan hasil visum dan otopsi dokter forensik Polda Sumsel, korban terbukti mengalami pendarahan di bagian kemaluan, kepala, dan dada.

Luka itulah yang menjadi penyebab korban meninggal dunia saat mengikuti diksar menwa tersebut.

Sementara itu, ibu kandung korban Fasetta, berharap agar para pelaku yang telah menewaskan anaknya dapat dihukum mati.

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Polisi tetapkan tiga tersangka

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Malik Fahrin memberi keterangan terkait penetapan tersangka pada 3 mahasiswa dalam kejadian Diksar Menwa Universitas Taman Siswa yang menyebabkan satu mahasiswa meninggal dunia oktober laluAMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Malik Fahrin memberi keterangan terkait penetapan tersangka pada 3 mahasiswa dalam kejadian Diksar Menwa Universitas Taman Siswa yang menyebabkan satu mahasiswa meninggal dunia oktober lalu

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Malik Fahrin mengatakan, penetapan ketiga mahasiswa menjadi tersangka setelah dilakukan gelar perkara di Gedung Direktorat Reserse Umum Polda Sumsel.

Ketiga tersangka merupakan panitia diksar dan senior korban.

“Dari gelar perkara itu ditetapkan tiga orang tersangka dalam kasus tersebut,” ujar Malik, saat dihubungi, Jumat (1/11/2019).

Namun, polisi belum bisa memastikan apakah akan menahan ketiganya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X