Perjalanan Kasus Prada DP, Pembunuh dan Pemutilasi Kekasih, Kabur dari Pendidikan TNI hingga Divonis Penjara Seumur Hidup

Kompas.com - 30/09/2019, 05:30 WIB
Prada DP menangis tersedu-sedu ketika mendengarkan keterangan saksi dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (1/8/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAPrada DP menangis tersedu-sedu ketika mendengarkan keterangan saksi dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (1/8/2019).

Selama di padepokan, Prada DP mengganti namanya menjadi Oji bin Samsuri.

Prada DP membenarkan telah membunuh Fera. Hal itu dikarenakan Fera mengaku hamil dua bulan.

Mendengar ucapan itu, DP mengaku naik pitam dan membunuh Fera. 

Persidangan

Kasus Prada DP kemudian disidangkan di Pengadilan Militer. Fakta-fakta baru akhirnya terungkap.

Baca juga: Ini 8 Pertimbangan Prada DP Divonis Penjara Seumur Hidup

 

Pembunuhan itupun ternyata direncanakan Prada DP. Bahkan, sejumlah keluarga DP mengetahui perbuatan prajurit baru ini.

Dalam persidangan, disebutkan bahwa motif DP membunuh Fera karena curiga korban memiliki pria idaman lain selama ia menempuh masa pendidikan sebagai TNI.

Prada DP lalu kabur dari lokasi pendidikan untuk menemui Fera. Sebelum bertemu korban, ia menginap di sebuah indekos di Palembang selama empat hari.

Selama itu ia berusaha menghubungi korban, tapi belum mendapatkan respons karena hubungan keduanya ternyata sudah renggang.

Setelah mendapatkan respons dari Fera, DP lalu meminta jemput di kawasan Stasiun Kertapati.

Ketika itu ia membawa tas berisi baju. Hal itu untuk mengelabui Fera bahwa ia baru saja kabur dari pendidikan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X