Antisipasi Penderita ISPA Meningkat Akibat Kabut Asap, Dinkes Sumsel Bagikan 6.000 Masker

Kompas.com - 11/09/2019, 09:48 WIB
Pembagian masker di kawasan jalan Radial Palembang yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Selatan. Pembagian masker tersebut untuk mencegah penigkatan penderita ISPA, Rabu (11/9/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAPembagian masker di kawasan jalan Radial Palembang yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Selatan. Pembagian masker tersebut untuk mencegah penigkatan penderita ISPA, Rabu (11/9/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan membagikan 6.000 masker kepada seluruh pengendara di Palembang untuk mengantisipasi tingginya pengidap Inpeksi Saluran Pernapasan Akut ( ISPA) akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pembagian itu berlangsung di dua tempat yakni kawasan Jalan Radial serta Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (11/9/2019).

Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Kesehatan Dinkes Sumsel M Rizal mengatakan, pembagian masker tersebut untuk mengedukasi kepada masyarakat agar tidak terpapar secara langsung kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang saat ini sedang berlangsung.

Sebab, polusi udara yang tak sehat dapat menimbulkan gejala penyakit ISPA kepada masyarakat. Terlebih lagi saat beraktivitas di luar rumah.

Baca juga: Viral Video Jembatan Muara Sabak Diselimuti Kabut Asap Pekat, Jarak Pandang 100 Meter

"Masyarakat harus sadar, penggunaan masker ini untuk mencegah agar tak terkena ISPA," kata Rizal.

Rizal pun mengimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi kualitas udara yang terus menurun akibat terpapar kabut asap.

"Kita juga sudah membuat surat edaran kepada Dinkes Kabupaten/kota terdampak untuk segera mengambil langkah secepatnya agar penderita ISPA bisa dicegah," ujarnya.

Baca juga: Bantah RI Penyebab Tunggal Kabut Asap, Menteri Siti Protes Malaysia

Anak-anak rentan kena ISPA

Dari catatan Dinkes Sumsel, 5.241 warga terkena ISPA sepanjang Agustus 2019. Hampir semua yang terkena merupakan anak di usia dibawah satu tahun hingga diatas lima tahun.

Palembang sendiri, merupakan penderita ISPA terbanyak yang mencapai 2.919 anak, seluruhnya merupakan anak dibawah berumur lima tahun ke bawah.

Untuk usia dibawah satu tahun, jumlah penderita mencapai 276, lalu usia satu sampai lima tahun mencapai 819 penderita dan anak diatas lima tahun mencapai 1.824.

"Masyarakat diharapkan melakukan pemeriksaan secara langsung ke layanan kesehatan jika ada keluhan ISPA. Kita imbau warga untuk memakai masker," tambah Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Sumsel, Mulyono.

Baca juga: Kabut Asap Melanda, Kenali Gejala ISPA yang Mengintai Anda



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Penyebab Pemuturan Film 'Kucumbu Tubuh Indahku' Dihentikan Paksa di Lampung

Ini Penyebab Pemuturan Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Dihentikan Paksa di Lampung

Regional
Ombudsman Soroti Gubernur Maluku yang Malas ke Kantor

Ombudsman Soroti Gubernur Maluku yang Malas ke Kantor

Regional
Gibran Akan Daftar Lewat PDI-P Jateng untuk Pilkada Solo 2020

Gibran Akan Daftar Lewat PDI-P Jateng untuk Pilkada Solo 2020

Regional
Angka Penderita Gangguan Jiwa Meningkat, Kalsel Justru Kekurangan Dokter Jiwa

Angka Penderita Gangguan Jiwa Meningkat, Kalsel Justru Kekurangan Dokter Jiwa

Regional
Dana Penipuan Akumobil untuk Beli Mobil Mewah, Moge, Tas, hingga Emas

Dana Penipuan Akumobil untuk Beli Mobil Mewah, Moge, Tas, hingga Emas

Regional
Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Maluku, Warga Berhamburan ke Jalan

Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Maluku, Warga Berhamburan ke Jalan

Regional
Kejar Target Selesaikan Perbaikan, Kepala Bandara Samarinda: Sewa Pawang Hujan

Kejar Target Selesaikan Perbaikan, Kepala Bandara Samarinda: Sewa Pawang Hujan

Regional
Sebelum Dibegal, Rekan Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Curiga

Sebelum Dibegal, Rekan Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Curiga

Regional
Begini Cara Polisi Ajari Santri Deteksi Berita Hoaks

Begini Cara Polisi Ajari Santri Deteksi Berita Hoaks

Regional
Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, 2 Warga Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, 1 Tewas

Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, 2 Warga Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, 1 Tewas

Regional
Tekan Pengangguran, Pemkot Surabaya Tawarkan 551 Lowongan Kerja

Tekan Pengangguran, Pemkot Surabaya Tawarkan 551 Lowongan Kerja

Regional
Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Regional
Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Regional
Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Regional
Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X