Mahasiswa Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi Periksa Pihak UIN Palembang

Kompas.com - 09/09/2019, 19:21 WIB
Sekretariat organisasi mahasiswa Menwa UIN Raden Fatah Palembang terlihat sepi tanpa ada aktifitas apapun, usai Hebat Sangaji tewas ketika mengikuti diksar, Senin (9/9/2019). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRASekretariat organisasi mahasiswa Menwa UIN Raden Fatah Palembang terlihat sepi tanpa ada aktifitas apapun, usai Hebat Sangaji tewas ketika mengikuti diksar, Senin (9/9/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Penyidik dari Satuan Reserse Kriminal Polres Banyuasin, Sumatera Selatan, kembali memeriksa para saksi untuk mengusut kematian Hebat Sangaji, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, Palembang, yang tewas saat mengikuti pendidikan dasar atau diksar Resimen Mahasiswa (Menwa), Senin (9/9/2019).

Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Wahyu Maduransyah ketika dikonfirmasi mengatakan, saksi yang diperiksa berasal dari perwakilan kampus UIN. Tujuannya untuk mengetahui izin serta standard operational procedure (SOP) yang berlaku ketika diksar digelar.

"Sekarang penyidik sedang bekerja, nanti akan saya sampaikan lagi (hasil penyelidikan)," kata Wahyu saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca juga: Mahasiswa UIN Tewas Saat Ikuti Diksar Menwa, Polisi Periksa 4 Orang Saksi


Selain hasil pemeriksaan para saksi, hasil visum terhadap jenazah Aji (pangilan korban) nantinya menjadi acuan penyidik untuk mengetahui penyebab kematian korban. Apakah mengalami kekerasan atau tidak.  

"Nanti akan saya konfirmasi ulang hasilnya. Sekarang kita masih melakukan pemeriksaan," ujarnya.  

Sebelumnya, sudah empat orang saksi yang telah diperiksa penyidik untuk mengusut kematian Aji.

Mereka terdiri dari penyelenggara kegiatan dari organisasi Menwa UIN dan pihak sekolah SMK Pertanian sebagai pemilik tempat. Mereka dimintai kerangan seputar kegiatan diksar. 

Aji tewas pada Kamis (6/9/2019) ketika mengikuti kegiatan diksar di dekat SMK Pertanian Sembawa, Kabupaten Banyuasin.

Kematian korban disebut karena kesurupan saat mengikuti kegiatan diksar. Akibatnya, Aji berlari tanpa sadar menuju kolam dekat SMK hingga terjatuh dan tewas. 

Perwakilan dari kampus UIN masih belum bisa memberikan keterangan secara pasti kronologi kejadian tersebut.  

Baca juga: Ikuti Diksar Menwa, Mahasiswa UIN Palembang Ditemukan Tewas

Bahkan, penyidik baru mengetahui kasus kematian Aji setelah jenazah korban dibawa oleh pihak kampus ke kediaman rumah duka yang berada di Bekasi pada Jumat (6/9/2019).  

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lapangan, sekretariat Menwa di UIN Palembang tampak tertutup rapat sejak peristiwa itu terjadi. Tidak terlihat ada aktivitas apa pun.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejak Januari, Sebuah Desa di Karawang Sudah Diterjang Banjir 7 Kali

Sejak Januari, Sebuah Desa di Karawang Sudah Diterjang Banjir 7 Kali

Regional
Bongkahan Batu Besar Tutup Jalan Kabupaten di Gunungkidul, Akses Terputus

Bongkahan Batu Besar Tutup Jalan Kabupaten di Gunungkidul, Akses Terputus

Regional
Berhasil Kumpulkan Syarat Jumlah KTP, Pasangan Penjahit-Ketua RW Optimistis Maju Pilkada Solo

Berhasil Kumpulkan Syarat Jumlah KTP, Pasangan Penjahit-Ketua RW Optimistis Maju Pilkada Solo

Regional
Pelajar yang Tersambar Petir Saat Bermain Ponsel Alami Luka Bakar di Wajah

Pelajar yang Tersambar Petir Saat Bermain Ponsel Alami Luka Bakar di Wajah

Regional
Pemain Bola Tersambar Petir, Baru Bertanding 7 Menit, Tubuh Mengeluarkan Asap

Pemain Bola Tersambar Petir, Baru Bertanding 7 Menit, Tubuh Mengeluarkan Asap

Regional
Cari Senjata Korban Kecelakaan Helikopter MI-17, Polda Hubungi Bupati dan Tokoh Masyarakat

Cari Senjata Korban Kecelakaan Helikopter MI-17, Polda Hubungi Bupati dan Tokoh Masyarakat

Regional
Kronologi Penjaga Sarang Burung Walet Tewas di Tangan 10 Perampok, Anak Disandera, Istri Menahan Pintu

Kronologi Penjaga Sarang Burung Walet Tewas di Tangan 10 Perampok, Anak Disandera, Istri Menahan Pintu

Regional
Curi Ponsel Huawei P30 Pro Milik Turis, Pria di Bali Ini Ditangkap

Curi Ponsel Huawei P30 Pro Milik Turis, Pria di Bali Ini Ditangkap

Regional
Surya Paloh: Pilkada Medan, Sampai Hari Ini Bobby yang Terbaik...

Surya Paloh: Pilkada Medan, Sampai Hari Ini Bobby yang Terbaik...

Regional
Awalnya Ingin Bantu Ibu Berjualan, Agung Malah Banjir Pesanan Robot Pembuat Telur Dadar

Awalnya Ingin Bantu Ibu Berjualan, Agung Malah Banjir Pesanan Robot Pembuat Telur Dadar

Regional
Hilang 15 Hari, Kakek Ini Tewas dengan Isi Perut Hilang

Hilang 15 Hari, Kakek Ini Tewas dengan Isi Perut Hilang

Regional
Oknum Polisi hingga Sipir Lapas Malah Jadi Kurir Narkoba Jaringan Internasional, Ini Kata Pakar

Oknum Polisi hingga Sipir Lapas Malah Jadi Kurir Narkoba Jaringan Internasional, Ini Kata Pakar

Regional
Sejak Ada Robot Pembuat Telur Dadar, Wajah Ibu Agung Tak Perlu Didekatkan ke Wajan, Omzet Pun Meningkat

Sejak Ada Robot Pembuat Telur Dadar, Wajah Ibu Agung Tak Perlu Didekatkan ke Wajan, Omzet Pun Meningkat

Regional
Komunitas 'Sampah Cantik' Tasikmalaya Sulap Sungai Kumuh Jadi Taman Warna Warni

Komunitas "Sampah Cantik" Tasikmalaya Sulap Sungai Kumuh Jadi Taman Warna Warni

Regional
Tiga Anak di Bawah Umur Jadi Pelaku Curanmor, Satu di Antaranya Residivis

Tiga Anak di Bawah Umur Jadi Pelaku Curanmor, Satu di Antaranya Residivis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X