Pembelaan Prada DP Ditolak, Ini Alasannya

Kompas.com - 05/09/2019, 12:33 WIB
Prada DP saat menjalani sidang dengan agenda replik di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (5/9/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAPrada DP saat menjalani sidang dengan agenda replik di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (5/9/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Oditur atau jaksa militer menolak nota pembelaan atau pleidoi yang disampaikan Prada DP, terdakwa pembunuhan serta mutilasi terhadap Fera Oktaria (21).

Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (5/9/2019), Oditur menilai pembelaan yang disampaikan Prada DP bertolak belakang dengan hasil pemeriksaan.

Prada DP mengaku tak sengaja membunuh Fera karena emosi. Sedangkan, dalam fakta sidang dan hasil pemeriksaan saksi, pembunuhan korban telah direncanakan.

Menurut Oditur, hal itu terlihat dari serangkaian pemeriksaan, di mana korban telah membeli tas hingga memotong tubuh korban untuk menghilangkan jejak.


"Tuntutan dan dakwaan sesuai yuridis persidangan, karena fakta-fakta hukum membuktikan terdakwa bersalah dengan sengaja membuat korban meninggal dan dengan sengaja menghendaki kejadian, itu berdasarkan keterangan saksi di bawah sumpah," kata Oditur Mayor CHK D Butarbutar saat membacakan tanggapan (replik) atas pledoi Prada DP.

Baca juga: Hakim Persilakan Prada DP Menyangkal Tuduhan Pembunuhan Berencana

Fakta lain terungkap bahwa pembunuhan tersebut berencana, yakni Prada DP telah membuang seluruh pakaian korban ke sungai untuk menghilangkan jejak.

Kemudian ia pun membeli tas, gergaji besi dan plastik untuk memasukan potongan tubuh korban.

Selain itu, menurut Oditur, Prada DP juga datang ke rumah pamannya Dodi dan mengaku telah membunuh Fera. Selanjutnya ia bertemu dengan Imam (saksi yang meninggal).

Imam lalu menyarankan kepada Prada DP untuk membakar jenazah Fera.

"Pembunuhan bisa dibatalkan, jika tidak ada niat. Namun, fakta yang kami dapatkan, pembunuhan ini sudah direncanakan secara matang dan tenang dengan waktu yang tepat,"ujar Oditur.

Oditur berpendapat, dari serangkaian pemeriksaan yang dilakukan, motif pembunuhan itu dilatar belakangi asmara.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Surya Paloh: Pilkada Medan, Sampai Hari Ini Bobby yang Terbaik...

Surya Paloh: Pilkada Medan, Sampai Hari Ini Bobby yang Terbaik...

Regional
Awalnya Ingin Bantu Ibu Berjualan, Agung Malah Banjir Pesanan Robot Pembuat Telur Dadar

Awalnya Ingin Bantu Ibu Berjualan, Agung Malah Banjir Pesanan Robot Pembuat Telur Dadar

Regional
Hilang 15 Hari, Kakek Ini Tewas dengan Isi Perut Hilang

Hilang 15 Hari, Kakek Ini Tewas dengan Isi Perut Hilang

Regional
Oknum Polisi hingga Sipir Lapas Malah Jadi Kurir Narkoba Jaringan Internasional, Ini Kata Pakar

Oknum Polisi hingga Sipir Lapas Malah Jadi Kurir Narkoba Jaringan Internasional, Ini Kata Pakar

Regional
Sejak Ada Robot Pembuat Telur Dadar, Wajah Ibu Agung Tak Perlu Didekatkan ke Wajan, Omzet Pun Meningkat

Sejak Ada Robot Pembuat Telur Dadar, Wajah Ibu Agung Tak Perlu Didekatkan ke Wajan, Omzet Pun Meningkat

Regional
Komunitas 'Sampah Cantik' Tasikmalaya Sulap Sungai Kumuh Jadi Taman Warna Warni

Komunitas "Sampah Cantik" Tasikmalaya Sulap Sungai Kumuh Jadi Taman Warna Warni

Regional
Tiga Anak di Bawah Umur Jadi Pelaku Curanmor, Satu di Antaranya Residivis

Tiga Anak di Bawah Umur Jadi Pelaku Curanmor, Satu di Antaranya Residivis

Regional
Seorang Remaja Tewas Tersambar Petir dalam Pertandingan Sepak Bola

Seorang Remaja Tewas Tersambar Petir dalam Pertandingan Sepak Bola

Regional
Pagi Ini di Tol Cipularang Diberlakukan Pemisahaan Lajur Mulai KM 118+800 hingga KM 118+500

Pagi Ini di Tol Cipularang Diberlakukan Pemisahaan Lajur Mulai KM 118+800 hingga KM 118+500

Regional
'Sekarang Hanya Doa yang Bisa Pecahkan Masalah Air di Batam'

"Sekarang Hanya Doa yang Bisa Pecahkan Masalah Air di Batam"

Regional
Terbukti Nikahi Siri Istri Orang Komandan TNI di Medan Divonis 8 Bulan Penjara, Pelapor Kecewa

Terbukti Nikahi Siri Istri Orang Komandan TNI di Medan Divonis 8 Bulan Penjara, Pelapor Kecewa

Regional
Sabu 8,5 Kg dari Malaysia Dikirim Melalui Lion Parcel ke Batam, Dicegat di Babel

Sabu 8,5 Kg dari Malaysia Dikirim Melalui Lion Parcel ke Batam, Dicegat di Babel

Regional
Luwu Utara Anggarkan Rp 11 Miliar untuk Perbaiki Jalan Patila-Munte

Luwu Utara Anggarkan Rp 11 Miliar untuk Perbaiki Jalan Patila-Munte

Regional
Kisah Sarlan, Dirawat Ibu Gangguan Jiwa dan Alami Gizi Buruk

Kisah Sarlan, Dirawat Ibu Gangguan Jiwa dan Alami Gizi Buruk

Regional
LPSK Kunjungi DPRD Jember, Dalami Informasi Perlindungan Tersangka Korupsi

LPSK Kunjungi DPRD Jember, Dalami Informasi Perlindungan Tersangka Korupsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X