Prada DP Akui Fera Sempat Hamil Saat Pacaran, Ibu Korban Meradang

Kompas.com - 16/08/2019, 15:30 WIB
Prada DP memperagakan cara mencekik Fera Oktaria (21) kekasihnya sendiri ia telah ia bunuh saat di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (15/8/2019). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAPrada DP memperagakan cara mencekik Fera Oktaria (21) kekasihnya sendiri ia telah ia bunuh saat di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (15/8/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com — Fakta baru terungkap dalam persidangan kasus pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan Prada DP terhadap pacarnya, Fera Oktaria (21).

Prada DP mengaku Fera sempat hamil sebelum dirinya menjadi seorang anggota TNI. Kehamilan itu ia ketahui setelah keduanya melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan.

Namun, ia tak mengingat pasti kapan kejadian tersebut berlangsung. Namun, Prada DP menyebutkan bahwa hal itu terjadi karena hubungan asmara mereka yang kelewat batas.

"Selama pacaran kami sering keluar malam, kami melakukan itu (berhubungan). Tahu hamil setelah cek ke dokter. Setelah itu saya suruh makan buah," kata Prada DP dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (16/8/2019).

Baca juga: Desersi, Prada DP Divonis 3 Bulan Penjara

Namun, dalam keterangannya, Prada DP tidak menjelaskan apakah janin di kandungan Fera telah digugurkan.

Sampai Prada DP lulus menjadi seorang TNI, ia mengaku tak pernah berhubungan badan dengan korban sampai malam peristiwa pembunuhan tersebut berlangsung.

Pembunuhan dilakukan setelah dia kabur dari pendidikan TNI. Namun, sebelum berjumpa Fera, dia bertemu dengan mantan kekasihnya, Sherly, di indekos Sherly.

"Ketika di Palembang sebelum ketemu Fera, (ketemu) Sherly datang ke kosan. Saya juga berhubungan badan dengannya empat kali," ucapnya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Heboh Nelayan di Maluku Utara Kubur Ikan Tuna 2 Ton Hasil Tangkapan, Ini Penyebabnya

Heboh Nelayan di Maluku Utara Kubur Ikan Tuna 2 Ton Hasil Tangkapan, Ini Penyebabnya

Regional
Selama Pandemi Corona, 24.551 Warga di Kota Tegal Bakal Terima Bantuan

Selama Pandemi Corona, 24.551 Warga di Kota Tegal Bakal Terima Bantuan

Regional
UPDATE: 40 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Tambahan 2 dari Surabaya

UPDATE: 40 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Tambahan 2 dari Surabaya

Regional
Sepekan Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Ini Akhirnya Dievakuasi

Sepekan Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Ini Akhirnya Dievakuasi

Regional
2 Warga Manado Positif Corona, Punya Riwayat Perjalanan ke Luar Negeri

2 Warga Manado Positif Corona, Punya Riwayat Perjalanan ke Luar Negeri

Regional
Puluhan Penjahit Ini Rela Kerja Siang Malam Demi APD untuk Tenaga Medis

Puluhan Penjahit Ini Rela Kerja Siang Malam Demi APD untuk Tenaga Medis

Regional
Sisihkan Gaji, Jaksa Bagikan Sembako untuk Tukang Becak di Probolinggo

Sisihkan Gaji, Jaksa Bagikan Sembako untuk Tukang Becak di Probolinggo

Regional
Ditipu Rp 700.000 Usai Antar Penumpang Purwokerto-Solo, Pengemudi Ojol: Jangan Dihakimi, Dibilangin Saja

Ditipu Rp 700.000 Usai Antar Penumpang Purwokerto-Solo, Pengemudi Ojol: Jangan Dihakimi, Dibilangin Saja

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 30 Orang, Terbanyak di Makassar

Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 30 Orang, Terbanyak di Makassar

Regional
Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Regional
2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

Regional
Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Regional
Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Regional
Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Regional
Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X