Cerita Polisi Saat Pertama Kali Melihat Kondisi Fera yang Dimutilasi Prada DP

Kompas.com - 13/08/2019, 12:59 WIB
Kaur Identifikasi Satreskrim Polres Muba Aipda Chandra Kartika saat menjadi saksi persidangan Prada DP di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Selasa (13/8/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAKaur Identifikasi Satreskrim Polres Muba Aipda Chandra Kartika saat menjadi saksi persidangan Prada DP di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Selasa (13/8/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com — Pengadilan Militer I-04 Palembang kembali menggelar sidang lanjutan untuk terdakwa Prada DP dalam kasus pembunuhan serta mutilasi pacarnya sendiri Fera Oktaria (21), Selasa (13/8/2010).

Dalam sidang kali ini, oditur atau jaksa militer Mayor D Butar Butar menghadirkan saksi fakta dari tim Inafis Polres Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.

Kesaksian yang ingin didengar hari ini untuk mengetahui kondisi Fera saat ditemukan tewas di dalam kamar penginapan Sahabat Mulya.

Adapun saksi yang dihadirkan adalah Kepala Urusan Identifikasi Satuan Reserse Kriminal Polres Muba Aipda Chandra Kartika.


Chandra yang menjadi saksi ke-13 menjelaskan, pada 10 Mei 2019 sekitar pukul 10.00 WIB ia mendapatkan permintaan dari penyidik Polsek Sungai Lilin untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) karena ada penemuan mayat.

Setelah itu, pada pukul 16.00 WIB Chandra bersama tim tiba di penginapan Sahabat Mulya untuk melakukan olah TKP.

Sesampainya di lokasi, tim Inafis mencium bau busuk yang begitu menyengat dari depan kamar 06 di lantai tempat korban menginap.

"Ketika dilakukan pengamatan di kamar, bau busuknya semakin menyengat. Ada dua springbed yang dijadikan satu, posisinya berdiri," kata Chandra.

Baca juga: Fakta Terbaru Sidang Prada DP, Bawa Koper Besar Usai Mutilasi Pacar hingga Tercium Bau Busuk

Selanjutnya, di atas kasur, tim Inafis melihat koper dan tas yang berantakan.

Setelah itu, terlihat lutut korban keluar dari kasur yang lebih dulu telah dirobek membentuk huruf H.

Saat dibuka, petugas menemukan jenazah seorang perempuan dalam kondisi membusuk dengan potongan tubuh tanpa mengenakan busana.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diguyur Hujan Deras, 94 KK di Bitung Terdampak Banjir

Diguyur Hujan Deras, 94 KK di Bitung Terdampak Banjir

Regional
Kesal Ditegur, 3 Warga di Makassar Tikam Petugas Siskamling

Kesal Ditegur, 3 Warga di Makassar Tikam Petugas Siskamling

Regional
Gerebek Gudang Penyimpanan Narkotika di Medan, BNN Sita Puluhan KIlogram Sabu

Gerebek Gudang Penyimpanan Narkotika di Medan, BNN Sita Puluhan KIlogram Sabu

Regional
17.000 Pelanggan PDAM Lamongan Terdampak Sungai Bengawan Solo yang Tercemar

17.000 Pelanggan PDAM Lamongan Terdampak Sungai Bengawan Solo yang Tercemar

Regional
Pelaku Teror Bom di Palembang ternyata Seorang Pelajar SMA

Pelaku Teror Bom di Palembang ternyata Seorang Pelajar SMA

Regional
Sempat Surut, Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga di Rokan Hulu Riau

Sempat Surut, Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga di Rokan Hulu Riau

Regional
4 Fakta Wanita Tewas di Sebuah Indekos di Medan, Cemburu hingga Dibunuh Kekasih

4 Fakta Wanita Tewas di Sebuah Indekos di Medan, Cemburu hingga Dibunuh Kekasih

Regional
Polisi yang Terluka di Depan Bank Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Polisi yang Terluka di Depan Bank Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Regional
18 Tahun Kakak Beradik Memilih Mengurung Diri di Rumah, Kulit Melepuh Saat Terkena Matahari

18 Tahun Kakak Beradik Memilih Mengurung Diri di Rumah, Kulit Melepuh Saat Terkena Matahari

Regional
Polisi yang Ditemukan Terluka di Depan Bank Ternyata Dibacok Anggota TNI

Polisi yang Ditemukan Terluka di Depan Bank Ternyata Dibacok Anggota TNI

Regional
Angin Kencang Sebabkan 70 Rumah Rusak di Ungaran

Angin Kencang Sebabkan 70 Rumah Rusak di Ungaran

Regional
Kronologi Nelayan Kepiting Tewas dengan Setengah Badan Diduga Dimangsa Buaya

Kronologi Nelayan Kepiting Tewas dengan Setengah Badan Diduga Dimangsa Buaya

Regional
Bengawan Solo Tercemar, Air PDAM Lamongan Berubah Keruh

Bengawan Solo Tercemar, Air PDAM Lamongan Berubah Keruh

Regional
Korupsi Dana Desa, Pelarian Mantan Kades Berakhir di Tangan Polisi

Korupsi Dana Desa, Pelarian Mantan Kades Berakhir di Tangan Polisi

Regional
BPBD Tunggu Kajian Badan Geologi Terkait Gerakan Tanah di Bandung Barat

BPBD Tunggu Kajian Badan Geologi Terkait Gerakan Tanah di Bandung Barat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X