September, ASN dan Non-ASN Pemkot Palembang Diwajibkan Naik LRT

Kompas.com - 12/08/2019, 16:32 WIB
Penampakan LRT Palembang saat berhenti di Stasiun Bumi Sriwijaya. Gambar diambil pada Rabu (1/8/2018) KOMPAS/PRADIPTA PANDU MUSTIKAPenampakan LRT Palembang saat berhenti di Stasiun Bumi Sriwijaya. Gambar diambil pada Rabu (1/8/2018)

PALEMBANG, KOMPAS.com — Para aparatur sipil negara (ASN) dan non-ASN yang bekerja di lingkup Pemerintahan Kota (Pemkot) Palembang diwajibkan menggunakan kereta light rail transit (LRT) awal September 2019.

Lintas rel terpadu tersebut wajib digunakan sebagai alat transportasi utama menuju kantor.

Pelaksana tugas Dinas Perhubungan Kota Palembang Agus Suprianto mengatakan, para ASN dan non-ASN diwajibkan menggunakan LRT setiap Senin.

Bahkan, seluruh dinas akan digilir setiap minggu untuk menjalankan aturan tersebut.


"Nanti akan dibagi per zona, setiap OPD naik LRT satu minggu sekali ke kantor," kata Agus, Senin (12/8/2019).

Baca juga: LRT Jabodebek Akan Beroperasi Tanpa Masinis

Agus mengatakan, kebijakan tersebut sebagai langkah pemerintah untuk mendukung LRT sebagai moda transportasi yang digunakan masyarakat.

Selain itu, dengan menggunakan LRT, ASN dan non-ASN bisa lebih tepat waktu datang ke kantor tanpa harus melewati jalan yang macet.

Apalagi, menurut Agus, kemacetan selalu terjadi pada minggu pertama kerja.

"Saya harapkan kebijakan ini dipatuhi oleh seluruh OPD," ujar Agus.

Menurut Agus, pada Senin pertama awal September mereka akan melihat apakah peraturan tersebut berjalan efektif.

"Nanti akan dievaluasi, kendala peraturan ini di mana saja. Yang jelas jalan dulu saja. Pemprov Sumsel juga sudah menjalankan peraturan ini," kata Agus.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diguyur Hujan Deras, 94 KK di Bitung Terdampak Banjir

Diguyur Hujan Deras, 94 KK di Bitung Terdampak Banjir

Regional
Kesal Ditegur, 3 Warga di Makassar Tikam Petugas Siskamling

Kesal Ditegur, 3 Warga di Makassar Tikam Petugas Siskamling

Regional
Gerebek Gudang Penyimpanan Narkotika di Medan, BNN Sita Puluhan KIlogram Sabu

Gerebek Gudang Penyimpanan Narkotika di Medan, BNN Sita Puluhan KIlogram Sabu

Regional
17.000 Pelanggan PDAM Lamongan Terdampak Sungai Bengawan Solo yang Tercemar

17.000 Pelanggan PDAM Lamongan Terdampak Sungai Bengawan Solo yang Tercemar

Regional
Pelaku Teror Bom di Palembang ternyata Seorang Pelajar SMA

Pelaku Teror Bom di Palembang ternyata Seorang Pelajar SMA

Regional
Sempat Surut, Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga di Rokan Hulu Riau

Sempat Surut, Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga di Rokan Hulu Riau

Regional
4 Fakta Wanita Tewas di Sebuah Indekos di Medan, Cemburu hingga Dibunuh Kekasih

4 Fakta Wanita Tewas di Sebuah Indekos di Medan, Cemburu hingga Dibunuh Kekasih

Regional
Polisi yang Terluka di Depan Bank Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Polisi yang Terluka di Depan Bank Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Regional
18 Tahun Kakak Beradik Memilih Mengurung Diri di Rumah, Kulit Melepuh Saat Terkena Matahari

18 Tahun Kakak Beradik Memilih Mengurung Diri di Rumah, Kulit Melepuh Saat Terkena Matahari

Regional
Polisi yang Ditemukan Terluka di Depan Bank Ternyata Dibacok Anggota TNI

Polisi yang Ditemukan Terluka di Depan Bank Ternyata Dibacok Anggota TNI

Regional
Angin Kencang Sebabkan 70 Rumah Rusak di Ungaran

Angin Kencang Sebabkan 70 Rumah Rusak di Ungaran

Regional
Kronologi Nelayan Kepiting Tewas dengan Setengah Badan Diduga Dimangsa Buaya

Kronologi Nelayan Kepiting Tewas dengan Setengah Badan Diduga Dimangsa Buaya

Regional
Bengawan Solo Tercemar, Air PDAM Lamongan Berubah Keruh

Bengawan Solo Tercemar, Air PDAM Lamongan Berubah Keruh

Regional
Korupsi Dana Desa, Pelarian Mantan Kades Berakhir di Tangan Polisi

Korupsi Dana Desa, Pelarian Mantan Kades Berakhir di Tangan Polisi

Regional
BPBD Tunggu Kajian Badan Geologi Terkait Gerakan Tanah di Bandung Barat

BPBD Tunggu Kajian Badan Geologi Terkait Gerakan Tanah di Bandung Barat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X