BNN Sumsel Gagalkan Peredaran 23 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi di Palembang

Kompas.com - 09/08/2019, 17:30 WIB
Ilustrasi narkoba. SHUTTERSTOCKIlustrasi narkoba.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Selatan menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu sebanyak 23 kilogram serta ribuan pil ekstasi.

Selain itu, dua orang kurir inisial Y dan AE yang merupakan warga kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), juga ikut diamankan oleh petugas.

Kepala BNN Sumsel Brigjen Turman Panjaitan mengatakan, penangkapan itu bermula saat petugas mendapatkan informasi adanya penyelundupan narkoba dalam jumlah besar.

Baca juga: Polisi Gagalkan Peredaran 10 Kilogram Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia


Setelah itu, tim pemberantasan BNN Sumsel langsung bergerak dan menangkap tersangka Y yang sedang berada di loket bus Damri kawasan Km 7 Palembang.

"Dari Y kita dapatkan plastik berisi ratusan pil ekstasi," kata Turman, Jumat (9/8/2019).

Dari keterangan Y, ratusan butir pil ekstasi itu ia dapatkan dari tersangka AE. Sehingga petugas langsung bergerak dan menangkap tersangka AE yang sedang berada di rumah kontrakan di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

"Di sana didapatkan 23 kilogram sabu siap edar dan 7.741,5 butir ekstasi," ujar Turman.

Baca juga: 3 Anggota Polres Sampang Diduga Terlibat Jaringan Sabu 50 Kg, Ini Peranannya...

Turman mengungkapkan, mereka saat ini sedang menyelidiki asal narkoba tersebut. Ia pun belum bisa memastikan siapa aktor pertama dari kasus penyelundupan narkoba tersebut.

"Kita masih periksa pelaku, siapa bos besarnya," katanya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diguyur Hujan Deras, 94 KK di Bitung Terdampak Banjir

Diguyur Hujan Deras, 94 KK di Bitung Terdampak Banjir

Regional
Kesal Ditegur, 3 Warga di Makassar Tikam Petugas Siskamling

Kesal Ditegur, 3 Warga di Makassar Tikam Petugas Siskamling

Regional
Gerebek Gudang Penyimpanan Narkotika di Medan, BNN Sita Puluhan KIlogram Sabu

Gerebek Gudang Penyimpanan Narkotika di Medan, BNN Sita Puluhan KIlogram Sabu

Regional
17.000 Pelanggan PDAM Lamongan Terdampak Sungai Bengawan Solo yang Tercemar

17.000 Pelanggan PDAM Lamongan Terdampak Sungai Bengawan Solo yang Tercemar

Regional
Pelaku Teror Bom di Palembang ternyata Seorang Pelajar SMA

Pelaku Teror Bom di Palembang ternyata Seorang Pelajar SMA

Regional
Sempat Surut, Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga di Rokan Hulu Riau

Sempat Surut, Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga di Rokan Hulu Riau

Regional
4 Fakta Wanita Tewas di Sebuah Indekos di Medan, Cemburu hingga Dibunuh Kekasih

4 Fakta Wanita Tewas di Sebuah Indekos di Medan, Cemburu hingga Dibunuh Kekasih

Regional
Polisi yang Terluka di Depan Bank Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Polisi yang Terluka di Depan Bank Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Regional
18 Tahun Kakak Beradik Memilih Mengurung Diri di Rumah, Kulit Melepuh Saat Terkena Matahari

18 Tahun Kakak Beradik Memilih Mengurung Diri di Rumah, Kulit Melepuh Saat Terkena Matahari

Regional
Polisi yang Ditemukan Terluka di Depan Bank Ternyata Dibacok Anggota TNI

Polisi yang Ditemukan Terluka di Depan Bank Ternyata Dibacok Anggota TNI

Regional
Angin Kencang Sebabkan 70 Rumah Rusak di Ungaran

Angin Kencang Sebabkan 70 Rumah Rusak di Ungaran

Regional
Kronologi Nelayan Kepiting Tewas dengan Setengah Badan Diduga Dimangsa Buaya

Kronologi Nelayan Kepiting Tewas dengan Setengah Badan Diduga Dimangsa Buaya

Regional
Bengawan Solo Tercemar, Air PDAM Lamongan Berubah Keruh

Bengawan Solo Tercemar, Air PDAM Lamongan Berubah Keruh

Regional
Korupsi Dana Desa, Pelarian Mantan Kades Berakhir di Tangan Polisi

Korupsi Dana Desa, Pelarian Mantan Kades Berakhir di Tangan Polisi

Regional
BPBD Tunggu Kajian Badan Geologi Terkait Gerakan Tanah di Bandung Barat

BPBD Tunggu Kajian Badan Geologi Terkait Gerakan Tanah di Bandung Barat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X