Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Palembang Tewas Diamuk Massa

Kompas.com - 18/06/2019, 16:21 WIB
Jenazah Saripudin (24) pelaku pencurian yang tewas diamuk massa saat berada di rumah sakit Bhayangkara Palembang, Selasa (18/6/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAJenazah Saripudin (24) pelaku pencurian yang tewas diamuk massa saat berada di rumah sakit Bhayangkara Palembang, Selasa (18/6/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com- Satu pelaku pencurian rumah kosong tewas diamuk massa lantaran ketahuan saat akan beraksi di sebuah rumah di Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sako, Palembang, Sumatera Selatan.

Pelaku atas nama Saripudin (24) yang tercatat sebagai warga Kelurahan Lebung Gajah, Kecamatan Sematang Borang. Pelaku tewas di tempat setelah mengalami luka memar di sekujur tubuhnya.

Sementara, satu rekannya yakni Farcos Muhammad Isa (29) berhasil selamat dari kejadian tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Sako Iptu Firman mengatakan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 23.10 WIB pada Senin (17/6/2019) kemarin.

Baca juga: Pencuri Spesialis Bersenjata Obeng dan Martil Bobol Sejumlah Sekolah di Ambon 

Pada saat kejadian, Heri Yanto (41) selaku pemilik rumah sedang berada di luar kota. Ia pun lalu menitipkan kepada para tetangga untuk menjaga kediamannya tersebut.

Saat kejadian, Arivai (42) yang merupakan tetangga korban melintas. Ia mendengar suara aneh dari dalam rumah Heri.

"Saat saksi melihat dari luar ternyata ada orang di dalam rumah korban, ia langsung memanggil warga yang lain," kata Firman.

Baca juga: Tepergok, Pencuri Motor Diamuk Massa 

Warga yang emosi akibat ulah kedua pelaku langsung memukul keduanya. Saripudin pun tewas di lokasi, sedangkan Farcos berhasil diselamatkan oleh petugas yang datang ke lokasi. 

"Satu pelaku meninggal karena diamuk massa sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara. Satu pelaku sudah diamankan untuk diperiksa, mereka melakukan aksi pencurian di rumah warga,"ujarnya.

Atas perbuatannya itu, Farcos yang selamat diancam dikenakan pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

"Keduanya pelaku spesialis pencurian rumah kosong," tutup Kanit Reskrim Polsek Sako Iptu Firman.

Baca juga: Pergoki Pencuri, Seorang Polisi Ditembak 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Regional
Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Regional
15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

Regional
Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Regional
Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Regional
Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Regional
Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Regional
Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Regional
Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Regional
Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Regional
25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

Regional
Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Regional
Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Regional
Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Regional
Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X